Anak Atut Janji, KPK Tetap Ngantor Di Provinsi Banten

Anak Atut Janji, KPK Tetap Ngantor Di Provinsi Banten

79 views
0
BERBAGI

Respeknews.com. Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Andhika Hazrumy, yang notabene merupakan anak pertama Ratu Atut Chosiyah berjanji akan meningkatkan kerjasama dengan KPK agar peran komisi anti rasuah tersebut lebih strategis.
“Kerjasama dengan KPK bukan saja hanya dengan pencegahan, tapi juga pengaplikasian pengelolaan keuangan dan perencanaan agar lebih baik, efektif dan mengena kepada masyarakat,” kata Andhika, Wagub Banten, usai serah terima jabatan dari Pjs Gubenur Banten, Nata Irawan, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (16/05/2017).
Sedangkan Gubenur Banten terpilih, Wahidin Halim atau yang akrab disapa WH, berjanji akan melanjutkan pembangunan 12 mega proyek pemerintah pusat yang telah dirintis oleh Rano Karno.
“bagaimanapun juga kepala daerah sebagai wakil pemerintah pusat harus mengawal terhadap kebijakan dengan pemerintah pusat,” kata WH, ditempat yang sama, Senin (16/05/2017).
Sedangkan PJs Gubenur Banten, Nata Irawan, berharap kedua nya bisa membangun Banten lebih baik lagi dan selaku berpihak kepada masyarakat luas.
Dilansir TopMedia.co.id, “Saya mengucapkan selamat kepada Pak WH dan Andhika. Tidak terasa enam setengah bulan saya menjabat sebagai Pjs, sejak Oktober 2016,” kata Nata Irawan, ditempat yang sama, Senin (16/05/2017).
Untuk diketahui bahwa Wahidin Halim dan Andika Hazrumi dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Kepres) RI Nomor 52/P/Tahun 2017 tentang pemberhentian pejabat Gubernur Banten dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten masa jabatan tahun 2017-2022.
Dalam massa kampanye, keduanya mengusung visi “Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah”.
Misi Wahidin-Andika meliputi:
1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
2. Membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur.
3. Meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas.
4. Meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas.
5. Meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.
Visi misi di atas dijabarkan dalam prioritas program yang diuraikan secara rinci. Mulai dari penerapan e-planning, e-monev, e-budgeting, pembangunan 2.016 ruang kelas baru/168 unit sekolah untuk jenjang SMA dan SMK, pembangunan rumah sakit umum menjadi rumah sakit rujukan regional, pembangunan 273.000 meter ruas jalan provinsi yang rusak dari total 852.000 meter, hingga penciptaan iklim investasi yang kondusif.(Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY