Berobat Gratis Modal KTP Tanpa BPJS, Kemenkes Bisa Digerebek 470 Daerah

Berobat Gratis Modal KTP Tanpa BPJS, Kemenkes Bisa Digerebek 470 Daerah

389 views
0
BERBAGI

BANTEN – Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengapresiasi program yang diajukan Wahidin Halim tentang berobat gratis di Provisi Banten hanya dengan modal KTP.

Niat baik Wahidin Halim selaku gubernur banten untuk mengratiskan warga miskin berobat gratis gunakan KTP terus dilakukan sehingga Wahidin Halim didampingi DPD RI Ahmad Subadri melakukan pembahasan serius digedung nusantara III DPD/MPR RI Jakarta bersama Mentri Kesehatan Nila F Moeloek, Kamis (26/4/2018) kemarin.” Dari hasil pertemuan tersebut ramai diperdebatan publik. Masalhnya Dinas Komunikasi mengeluarkan rilis Mentri Kesehatan Nila F Moeloek Mendukung berobat gratis modal KTP.

Rilis itu bertentangan dengan pernyataan Mentri kesehatan yang tidak menyetujui soal berobat gratis gunakan KTP. ,” kata Aktivis Tani & Nelayan Banten, Dady Hartadi. Sabtu (28/4/2018).

“Pertemuan kemarin itu, Menkes hanya mengapresiasi pogram berobat gratis yang diajukan oleh gubernur Banten, namun harus diselaraskan dengan JKN dan BPJS,” bukan mendukung atau menyetujui apalagi merestui. Saran menteri pake jaring pengaman sosial. dan memberikan Saran agar gubernur banten mengkonsultasikan ke mendagri, menkeu, BPK RI Dan KPK RI.” Nah kalau rilis yang muncul dari Diskominfo Banten itu sudah dicampur oleh opini penulisnya,” terangnya.

saya pribadi aja soal brobat gratis modal KTP tidak mendukung, karna itu berbenturan dengan program pemerintah pusat. “Bayangkan jika Kemenkes Ri menyetujui program Gubernur banten Berobat gratis modal KTP.  “470 Daerah  di indonesia yang sudah mengintegrasikan Jamkesda nya dengan BPJS, pasti akan protest dan menggugat Kementrian Kesehatan.

” Intinya Menteri Kesehatan hanya mengapresiasi kebijakan Gubernur untuk melindungi warganya melalui berobat gratis bagi warga miskin menggunakan KTP, namun kebijakan itu harus diselaraskan dengan kebijkaan pemerintah pusat, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional dan BPJS,” pungkasnya. (Mn/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY