Dispar Banten Dan Panitia, Membiarkan Sampah Berserakan Dipendopo Banten Pasca Seba Baduy

Dispar Banten Dan Panitia, Membiarkan Sampah Berserakan Dipendopo Banten Pasca Seba Baduy

28 views
0
BERBAGI

BANTEN – Panitia Seba Baduy mendapat sorotan tajam oleh salah satu aktivis Banten, terkait acara yang dinilai terlalu berlebihan dan terkesan jauh dari nilai-nilai sakralnya dan melakukan pembiaran terhadap sampah sisa acara yang sangat mengotori lingkungan pendopo bersejarah Banten yang juga sebagai gedung museum kebanggaan warga Banten.

hal ini diungkapkan oleh Mang Najib selaku Direktur Relawan sosial Pencegahan Kriminalitas (RESPEK) Banten – Indonesia. Minggu (22/4/2018). Malam.

menurutnya, pihak panitia tidak bisa menjaga kebersihan dilingkungan pendopo gubernur Banten yang bersejarah ini. “gedung ini juga adalah museum kebanggaan warga Banten, akan tetapi si Panitia membiarkan banyaknya sampah yang berserakan dilingkungan pendopo usai acara seba Baduy berakhir tidak langsung dibersihkan, dan dibiarkan begitu saja seolah-olah tidak ada rasa tanggung jawabnya.

Istimewa
Istimewa
Istimewa
Istimewa
Istimewa

“Pihak panitia tidak bisa menjaga kebersihan lingkungan pendopo gubernur dan gedung museum Banten, banyaknya sampah yang berserakan dilingkungan pendopo tidak langsung dibersihkan, dan dibiarkan begitu saja seolah-olah tidak ada rasa tanggung jawabnya” kata Mang Najib.

Selain itu Mang Najib meminta Pihak Panitia menunjukan sikap profesional, dan segera membersihkan sampah yang berserakan pasca seba baduy, dan membenahi sebagian taman yang rusak.

Dirinnya, menurut Mang Najib akan segera mengadukannya Ke Gubernur Banten,” pasalnya selain Panitia Seba Baduy yang diduga tidak profesional. Diduga juga Dinas Pariwisata sudah melakukan tindakan melawan hukum terkait potongan Video milik Seorang Jurnalis yang di comot Dispar Banten dijadikan sarana promosi Seba Baduy dibumbui Exciting Banten dan Pesona Indonesia yang diunggah pada Instagram milik Kepala Dispar Banten Neng Nurcahyati.

“Anggaran untuk Seba Baduykan besar, ko dispar membuat kegaduhan publik, masalah sampah berserakan dan plagiat,” Ujarnya. (Ade)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY