HMB Jakarta Berikan Pesan Ke Pemprov Dalam Menyambut Seba Baduy

HMB Jakarta Berikan Pesan Ke Pemprov Dalam Menyambut Seba Baduy

76 views
0
BERBAGI

BANTEN – Prosesi budaya seba baduy bakal digelar di Serang, Banten pada 20 sampai 22 April 2018. Seba baduy selalu dinanti oleh masyarakat banten, karena dengan adanya even tersebut provinsi banten menjadi terlihat di mata dunia bahwa banten memiliki budaya yang terus dilestarikan dan dijaga.

Ketua Umum HMB Jakarta Adhia Muzakki, menyampaikan ucapan dukungan digelarnya budaya seba baduy ini, agar terus dijaga dan dilestarikan sebagaimana nenek moyang dahulu.

“prosesi seba baduy ini merupakan bentuk ketaatan masyarakat baduy terhadap pemerintah, esensi diadakanya seba baduy juga bisa menjalin erat tali silaturahmi masyarakat baduy dengan pemerintah terkhusus, dan warga banten umumnya,” ujar adhia di Sekretariat perjuangan HMB jakarta. Jum’at,(20/4/2018)

Selain itu, Melihat kehidupannya secara langsung, masyarakat baduy masih memegang erat budaya gotong royong, serta yakin akan kehidupan alam yang memiliki pengatuh besar terhadap keberlangsungan hidup.

Dengan memiliki rasa prinsip hidup “Gunung teu meunang dilebur, Lebak teu menang diruksak, lojor teu meunang dipotong, pendek teu meunang disambung”, itulah prinsip hidup masyarakat baduy yang masih erat dipegang, dengan prinsip hidup menjaga dan melestarikan alam yang harus dijalankan dari nenek moyang dahulu.

Adhia menambahkan, prinsip hidup masyarakat baduy patut kita apresiasi, karena dengan dijaganya alam, baik gunung, air dan segala sumber kehidupan, maka semuanya akan terasa manfaatnya.

“patut kita apresiasi filosofi hidup sederhana masyarakat baduy, dengan keeratan secara bersama-sama menjaga kelestarian alam serta lingkungan sekitar kita semua bisa mengikuti prinsip hidup orang baduy,” paparnya

Lebih lanjut adhia memberikan saran serta pesan baik kepada pemerintah, acara ini akan menjadi daya tarik perhatian dunia internasional, bahkan banten punya kearifan lokal budaya tersendiri, tradisi yang begitu kental, efek domino nya akan menjadi daya tarik wisatawan juga dan berdampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat banten.

“Harapannya, pesan saya untuk pemerintah agar setia terus memberikan support terhadap masyarakat baduy, dengan cara menjaga dan melestarikan alamnya, dan juga harus ada perhatian penuh dari pemerintah provinsi, agar masyarakat baduy menjadi terasa dirangkul dan diakomodir segala kebutuhannya”. Pungkasnya

Diketahui, seba baduy atau upacara tahunan merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dijalankan oleh masyarakat baduy. Tradisi ini dilakukan atas rasa syukur masyarakat baduy atas hasil panen raya seba baduy dilakukan dengan cara berjalan kaki ratusan kilo meter dari pedalaman Rangkasbitung pada 20-22 April mendatang. 2.000 Warga adat akan mendatangi Abah Gede (kepala daerah) mulai dari bupati Lebak, bupati Pandeglang, Serang dan Gubernur Banten. (awd)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY