Janji Kampanye : Gubernur Banten lokasikan Dana 23 Miliar Untuk Berobat...

Janji Kampanye : Gubernur Banten lokasikan Dana 23 Miliar Untuk Berobat Gunakan KTP

558 views
0
BERBAGI

Respeknews.com. Banten – Pemerintah Provinsi Banten telah mengalokasikan anggaran kesehatan untuk pasien miskin pada Rp23 miliar pada tahun 2017 ini. Anggaran tersebut telah dianti di RSUD Banten sebesar Rp21 miliar dan Rp2 miliar untuk RSUD Malingping

Masyarakat miskin cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) untuk berobat gratis di dua rumah sakit tersebut. “Kita lagi desain. Kita juga ingin tau data dari BPJS yang sudah terdata di BPJS berapa. Yang kita bidik ini kan orang yang tidak bisa bayar asuransi. Kita akan bantu mereka, “kata Gubernur Banten Wahidin Halim, ditemui di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (30/5/2017).

Wahidin sendiri tong, sebenarnya APBN dan APBD di Kabupaten dan Kota sudah ada yang mengalokasikan untuk pengobatan gratis warga miskin. Kendati demikian, pihak Pemprov masih bermasalah karena belum mendapat data yang valid terkait jumlah pasien pemegang BPJS. “Kita sudah bisa menggeratiskan kepada masyarakat. Cuma kita belum mendapat informasi yang valid dari BPJS, “kata dia.

Cara yang tepat untuk perawatan gratis, lanjut Wahidin, leboh ditujukan untuk pasien miskin yang tidak memiliki kartu BPJS.

Sementara itu, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina menyebutkan, anggaran tersebut sudah disiapkan di tahun 2017.

“Pasien cukup membawa KTP dan mengisi surat pernyataan (tidak mampu). Bedanya dengan dulu, tidak datang dulu membawa surat keterangan tidak mampu dari kelurahan. Datang langsung mengisi pernyataan yang sudah disiapkan, “kata dia.

Jika kemudian si si penderita ternyata bukan orang miskin, kata dia, maka pasiem harus biaya pengobatan. “Kita akan segera bekerja sama dengan Dinkes dan Dinsos karena mereka punya data dengan nama mas adress pasien miskin. Dengan sistem komputer kita bisa langsung lihat dari NIK di KTP, “kata Hudaya. (Merah)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY