Janji Politik Wahidin Halim Berobat Gratis Bermodal KTP, Rumah Sakit Berpotensi Rugi

Janji Politik Wahidin Halim Berobat Gratis Bermodal KTP, Rumah Sakit Berpotensi Rugi

113 views
0
BERBAGI

BANTEN – Janji politik disaat kampanye Pilgub Banten yang diutarakan Wahidin Halim pada salah satu Televisi swasta yang tersiar secara Live ditongton jutaan masyarakat indonesia, yaitu Berobat Geratis Menggunakan KTP Banten.” kini hampir satu tahun Wahidin Halim menjabat Gubernur Banten, janji berobat gratis bermodalkan KTP belum teralisasi,” pasalnya berobat geratis bermodalkan KTP yang diwacanakan oleh Wahidin Halim ditolak oleh Menteri Kesehatan.

Akibat ditolaknya oleh Menteri Kesehatan, kini dua rumah sakit milik Pemerintah provinsi Banten yang menjadi rujukan berobat gratis modal KTP, yaitu RSUD Banten dan Rumah Sakit Malingping, terpaksa masih menggunakan Pergub lama untuk memberikan pelayanan berobat gratis tersebut, karena  hingga kini belum ada Peraturan Gubernur (Pergub) baru yang mengatur tentang hal tersebut.

”Nanti kalau berobat gratis hanya dengan modal KTP doang, bagaimana cara kami mengklaimnya ke Dinas Kesehatan,” ujar seorang petugas di bidang pelayanan RSUD Banten yang menolak ditulis namanya, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, bisa saja masyarakat miskin berobat gratis ke RSUD Banten, asal dilengkapi dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Desa atau Kelurahan.

“Setiap pasien yang datang berobat ke RSUD Banten pasti akan kami layani, termasuk yang ingin berobat gratis. Namun idealnya, mereka harus melengkapi diri dengan SKTM dari desa atau kelurahan sebagaimana yang diatur dalam Pergub lama,” terangnya.

Menurutnya hingga kini belum ada Pergub baru sebagai landasan hukum teknis yang mengatur tentang berobat gratis dengan hanya modal KTP, sehingga rumah sakit Banten masih menggunakan Pergub lama.” Namun, kalau ada masyarakat yang datang berobat hanya dengan modal KTP tetap saja kami layani, sesuai instruksi Wahidin Halim. “Namun, rumah sakit berpotensi mengalami kerugian,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan dr Sobran Yulindra, kepala bidang (Kabid) Pelayanan, Rumah Sakit Umum (RSU) Malingping milik Pemprov Banten yang ada di Kabupaten Lebak.”Tidak ada satupun pasien yang datang berobat kami tolak. Semua kami layani. Namun, untuk berobat gratis mereka yang sakit harus menunjukan KTP Banten, dan setelah itu harus dilengkapi lagi dengan SKTM dari desa  atau kelurahan,” kata dr Sobran. dilansir Indopos.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Banten, drg Sigit Wardojo, terkait polemik berobat gratis modal KTP Banten, ia enggan memberikan penjelasan. bahkan saat dihubungi respeknews lewat telepon selularnya, Kepala Dinas Kesehatan tidak merespon bahkan bungkam, meski nada sambung aktf, Sigit tidak mengangkatnya.(Mg/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY