Jelang Ramadhan Suku Baduy Kehilangan Tempat Tinggal, 84 Rumah Ludes Terbakar

Jelang Ramadhan Suku Baduy Kehilangan Tempat Tinggal, 84 Rumah Ludes Terbakar

52 views
0
BERBAGI

Respeknews.com. Lebak – Jelang Ramadhan 1438 H, Pemukiman Suku Baduy Luar tepatnya di Kampung Cisaban 2 RT 02/06 Desa Kanekes, Kecamatan Lewi Damar Kabupaten Lebak hangus terbakar dan mengakibatkan 365 warga Suku Baduy harus tinggal di Tenda-tenda darurat saat ini.

Kebakaran hebat yang terjadi pada pukul 18.30 wib malam kemarin menghaguskan 84 rumah warga baduy. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Kaprawi mengatakan, setidaknya ada 84 Rumah yang ludes terbakar dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 105 dan mengakibatkan 365 orang kehilangan tempat tinggalnya. Selain menghanguskan puluhan rumah, api juga membakar 200 lumbung padi milik warga Baduy.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB malam dan hanya dengan kurun waktu satu setengah jam berhasil membumi hanguskan pemukiman warga suku Baduy. Diperkirakan, api berasal dari tungku milik salah satu warga suku Baduy.

“Rumah 84, kemudian KK 105, Jiwanya 365, leuit (Lumbung Padi) 200. Api dugaan sementara berasal dari tungku rumah Asdi, bukan tempat bikin gula tapi tempat masak warga, kejadiannya jam 18.30 kemarin, kira-kira seperti itu lah, dengan satu jam setengah abis rumah 84,” terang Kaprawi saat dikonfirmasi Respeknews.com melalui pesan WA, Rabu (24/5/2017).

Namun kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, hanya mengakibatkan satu warga terkena luka bakar ringan. Hingga pagi ini, Pemerintah Daerah Lebak, TNI, Polri dan unsur masyarakat Relawan Respek Banten masih di lokasi kejadian membantu warga Baduy.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, luka bakar satu orang alhamdulillah sudah sembuh. Pemerintah daerah, unsur masyarakat dibantu TNI, Polri, sudah di TKP dari kemarin,” ucap Kaprawi.

Seperti dilansir BantenNews.co.id, saat ini, warga Baduy yang kehilangan tempat tinggalnya kini menemoati di posko-posko darurat untuk penampungan sementara suku Baduy.

“Sekarang sedang mendirikan posko penampungan sementara, alhamdulillah semua berjibaku masyarakat pemuda pemudi, relawan semua gotong-royong mendirikan tenda pengungsian kemudian tenda posko seperti itu,”tegas Kaprawi. (Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY