Kementerian PUPR : PT. Cemindo Ingkar Janji, Kami Larang Untuk Lintasi Jalan...

Kementerian PUPR : PT. Cemindo Ingkar Janji, Kami Larang Untuk Lintasi Jalan Nasional Bayah – Cibareno.

80 views
0
BERBAGI

Banten, (RN) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI wilayah Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat, mengatakan, PT. Cemindo Gemilang yang merupakan produsen pabrik semen merah putih, ingkar janji dari perjanjian yang sudah disepakati.

Hal itu dikatakan Kepala BBPJN VI wilayah Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat, Atyanto Busono usai menghadiri acara rapat koordinasi (Rakor) pembangunan ekonomi daerah di Kantor Bank Indonesia (BI) wilayah Banten. Jl. Palima, Kota Serang, Kamis, (21/12/2017).

Dijelaskan Atyanto Busono, PT. Cemindo Gemilang ingkar janji dalam pembangunan ruas jalan nasional Bayah-Cibareno tepatnya di Desa Darmasari dan Desa Pamubulan.

“Pabrik semen tuh ingkar janji, kita sudah bikin kesepakatan waktu itu disaksikan Ombudsman untuk pembangun jalan nasional dekat area pabrik semen. Harusnya kata Atyanto, pada tahun 2015 itu sudah dibereskan oleh pihak pabrik semen, tapi mereka ingkar janji,” kata kepala BBPJN Kementerian PUPR.

Pabrik semen merah putih,” kata Atyanto, inkonsisten dari perjanjian yang telah disepakati. “Kita sudah hubungi Ombudsman RI untuk minta pertanggungjawabannya dari pabrik semen itu, tapi mereka malah ingkar janji. Akhirnya kata Atyanto, kita ambil alih lagi kewenangan untuk membangun jalan nasional tersebut” paparnya.

Atyanto Busono juga mengancam, BBPJN akan tindak tegas pabrik semen merah putih kalau mereka masih ngotot menggunakan jalan nasional. “alasannya jelas, kata Atyanto, beban muatan dari angkutan pabrik semen melebihi kapasitasnya. “Over load itu. Truk Semen merah putih tidak boleh menggunakan jalan nasional, Kalau ia terus memaksa, akan kami tindak. Dan tahun depan akan kami mulai pembangunannya” jelasnya.

Dijelaskan Atyanto, PUPR sudah membangun sepanjang 2 kilo meter, “saat ini telah dibangun sepanjang 2 kilo meter, dan tahun depan sudah kami anggarkan lagi untuk dibangun, agar kenyamanan warga kabupaten lebak terus kami layani,” kata Atyanto.

Cemindo semen merah putih itu tidak menggubris teguran pemerintah kabupaten, Provinsi, pusat.” hingga saat ini malah menambah ruas jalan nasional dan dimonopoli untuk akses angkutan bahan baku semen dari quarry 2 ke 1.

Seperti diketahui, pabrik semen merah putih PT. Cemindo Gemilang yang bererada di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak-Banten. Tidak menggubris teguran pemerintah, hingga saat ini malah menambah ruas jalan nasional dan dimonopoli untuk akses angkutan bahan baku semen dari quarry 2 ke 1 sehingga mengakibatkan ruas jalan nasional Bayah-Cibareno tepatnya di Desa Darmasari dan Desa Pamubulan rusak parah. (usep)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY