Paguyuban LMDH Provinsi Banten lakukan penguatan kelembagaan LMDH Se-BKPH Sobang dan Cikesik.

Paguyuban LMDH Provinsi Banten lakukan penguatan kelembagaan LMDH Se-BKPH Sobang dan Cikesik.

19 views
0
BERBAGI

Banten, (RN) – KPH banten perhutani kini mulai memupuk jalinan penguatan kelembagaan, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se-BKPH Sobang dan Cikesik Paguyuban LMDH Provinsi Banten terjun langsung lakukan evaluasi implementasi kegiatan terkait PHBM tahun 2017.

Pasalnya dilaksanakannya kegiatan evaluasi tersebut lantaran adanya beberapa komponen yang terlihat masih belum optimal dalam implementasi PHBM di LMDH, diantaranya adalah komunikasi yang belum berjalan secara optimal sesuai harapan antara pengurus LMDH dan petugas lapangan yang berimbas pada belum maksimalnya beberapa kegiatan tekhis lapangan.

Dengan alasan. Prio Ketua Paguyuban LMDH Provinsi Banten segera lakukan langkah langkah prefentif untuk segera menyelesaikan persoalan persoalan PHBM , sehingga PHBM kelak mampu berjalan sesuai alurnya dan tidak keluar dari asensi PHBM itu sendiri,hingga kemudian kejadian yang serupa tidak terjadi lagi kelak dikemudian hari.

Lanjut dari pembahasan tersebut, Prio memaparkan Paguyuban LMDH Provinsi banten akan melakukan Komunikasi secara intens dengan Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani) agar terjalin citra dan hubungan emosional yang lebih baik antara LMDH dan petugas dilapangan, sehingga sinergitas dalam pelaksanaan PHBM melalui pertemuan rutin berkelanjutan ini berjalan secara masif.

“saya selaku ketua Paguyuban LMDH akan terus berusaha memperbaiki alur komunikasi yang saat ini masih belum berjalan dengan mulus, kami sudah siapakan beberpa cara diantaranya kami akan terus adakan pertemuan rutin baik formal maupun informal, kami kira ini adalah langkah ampuh untuk menjalin tali komunikasi agar terus terikat kuat,”ujar Prio saat ditemui di Sekretariat Paguyuban LMDH Provinsi Banten, Kamis (4/1/18).

Kemudian lanjut Prio, dirinya dan Paguyuban LMDH Provinsi Banten akan mencoba memberikan masukan masukan kesepahaman kepada LMDH dan Petugas dilapangan, agar mampu menyamakan Presepsi tentang PHBM antara kedunya hal tersebut juga dikira mumpuni untuk membentengi hadirnya isu tak sedap yang kedepan bisa saja terjadi terkait miss comunication.

“maka sebelum itu terjadi kami mencoba mencegahnya diawal, kami Paguyuban LMDH Provinsi Banten yang jelas akan terus mengawal semua keadaan yang beketerkaitan dengan Hutan sampai kepada pengelolanya,”paparnya.

Menurut Prio, Peran BKPH pun penting dalam mengawal proses impelemtasi PHBM mengingat BKPH adalah Pembina, sekaligus Pelaku yang secara langsung berhadapan dan bersentuhan dengan masyarakat (LMDH) maka dengan harus lebih dioptimalkan melalui rutinitas pertemuan per BKPH.

“Untuk mendorong kemandirian LMDH dalam implemantasi PHMB, perlu peran segenap elemen dalam mendorong pengembangan usaha produktif yang ada di masing masing LMDH,”katanya.

Dilain tempat Yusdiawan KSS Kompers dan Kelsos Perum Perhutani KPH Banten sangat mengapresiasi keberlangsungan kegiatan yang dilakukan Paguyuban LMDH Provinsi Banten dalam hal evaluasi implementasi PHBM dikatakannya, kegitan ini sangat berpengaruh positif lantaran PHBM adalah langkah konkrit masyarakat dalam etos bekerja bersama memberdayakan Hutan.

“jadi kedepan evaluasi evaluasi seperti ini harus terus di galakan supaya hutan tetap lestari dan masyarakat sejahtera,”tutupnya. (Stevan)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY