Polda Banten Usut Informasi Potensi Tsunami 57 Meter Di Pandeglang

Polda Banten Usut Informasi Potensi Tsunami 57 Meter Di Pandeglang

58 views
0
BERBAGI

Banten, RESPEKNEWS.COM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten akan mengusut informasi potensi tsunami setinggi 57 meter di Kabupaten Pandeglang, Banten. Penyidik akan mengusut informasi yang dinilai telah meresahkan masyarakat tersebut.

“Polda tidak akan diam, kita akan layangkan surat panggilan untuk penyelenggara dan ahli yang mengatakan potensi tsunami 57 meter Senin (9/4/2018). Rencananya Rabu atau Kamis kita mintai keterangan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, Kombes Pol Abdul Karim, Jumat (6/4/2018) dilansir Banten News.co.id.

Jika terdapat unsur pidana di dalamnya, pihaknya akan melakukan proses hukum. Pernyataan tersebut, lanjut dia, telah membuat resah masyarakat Pandeglang. Belum lagi pengaruh tersebut pada sektor investasi yang ada di Pandeglang, khususnya di KEK Tanjung Lesung.

“Kita akan lihat ini semua. Bukan dia (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) saja pakar yang hebat. Di Indonesia ini banyak pakar yang hebat selain dia. Dasarnya mereka melakukan penelitian ini dari mana, kita akan cek semua,” ujar Abdul Karim.

Pihaknya akan melakukan komparasi antara hasil penelitian Balai Pengkajian Dinamika Pantai Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Widjo Kongko dengan ahli lain yang punya kualifikasi keilmuan terkait potensi tsunami. “Panggilannya akan ditujukan untuk lembaga (BMKG) dan personal (Widjo Kongko),” kata Dirkrimsus.

Jika dari hasil pendalaman ada perbedaan hasil potensi tsunami, Widjo Kongko bisa ditarik ke ranah pidana. “Kita mau liat dulu apa dasar atau motifnya dan rilis di media,” tandasnya.

Sebelumnya, peneliti tsunami pada Balai Pengkajian Dinamika Pantai BPPT, Widjo Kongko memprediksi ada potensi tsunami setinggi 57 meter di Kabupaten Pandeglang, Banten. Tsunami ini juga diprediksi akan mencapai Jakarta Utara. Dilansir detik.com.

Widjo mengatakan tsunami itu bisa terjadi karena di Jawa Barat tengah diprediksi adanya gempa megathrust di daerah subduksi di selatan Jawa dan Selat Sunda. Salah satu contoh dampak gempa megathrust ini adalah adanya gempa di Banten pada akhir Januari 2018. Apabila kekuatan gempa mencapai 9 skala Richter di kedalaman laut yang dangkal, tsunami besar akan terjadi. (Bn/red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY