Program Germas, Ada Oknum Dinkes Banten diduga mark up Publikasi Media Sebesar...

Program Germas, Ada Oknum Dinkes Banten diduga mark up Publikasi Media Sebesar 10%.

52 views
0
BERBAGI

Banten, (RN) – Kegiatan Gerakan Masarakat Hidup Sehat (GERMAS) 2017 yang diselenggarakan diempat (4) Kabupaten Kota diprovinsi Banten sempat disoalkan oleh Komisi V DPRD Banten Fitron NI. Terkait Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang tidak Transparan dengan anggaran bantuan APBN untuk program Germas 2017.

Kegiatan yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah hingga kini tidak memiliki juklak juknis kegiatan akan tetapi kegiatan GERMAS terbilang sukses diselenggarakan di Empat Kabupaten Kota seperti Kabupaten Serang, Pandeglang,  Lebak.  Baca :

http://respeknews.com/banten/diduga-ditutup-tutupi-oknum-dinas-dprd-banten-dan-lsm-minta-dinkes-terbuka-soal-anggaran-germas-2017/

Selain DPRD Banten meminta anggaran transparan, kini Relawan Sosial Pencegahan Kriminalitas (RESPEK) menguak adanya dugaan pemotongan Publikasi terhadap media Cetak dan elektronik sebesar 10% di kegiatan (GERMAS).

Dugaan adanya pemotongan anggaran publikasi pada media cetak dan elektronik diungkapan oleh sumber yang engan disebutkan namannya.

“ia pak benar adanya kalau anggaran publikasi pada kegiatan Germas dipotong 10 %, untuk media cetak itu nilainya Rp180juta kalau media elektronik itu Rp70juta dikalikan delapa media pak,” ungkap Sumber yang engan dimuat namanya.

Selain itu pada program GERMAS ada beberapa Jasa belanja barang yang diduga adanya marup pada kegiatan tersebut,” katanya.

Anehnya lagi pada kegiatan publikasi disitu ada media cetak harian lokal Banten, pada anggaran belanja ditulis setiap kabupaten kota dengan anggaran yang sama sebesar Rp180jt padahalkan media cetak cukup satu, kantornya-pun ada dikota serang bukan di tiap kabupaten kota. “ko ditulis kabupaten Kota,” imbuhnya.

Salah satu pimpinan redaksi media lokal yang mendapatkan kerjasamanya pada kegiatan GERMAS,  saat dikonfirmasi respeknews.com ia engan berkomentar adanya dugaan pemotongan anggaran publikasi sebesar 10%.

Kepala Bidang yang menangani kegiatan GERMAS yang merangkap sebagai PPTK. Ahmad Drajat saat dikonfirmasi respeknews.com, membantah adanya pemotongan 10% pada anggaran publikasi.

“tidak ada pak,  tidak ada pemotongan, maaf saya ada kegiatan di anyer,” ucap Ahmad Drajat melalui pesan singkat Whastapp,Senin (26/10/207).

Sigit selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten (Dinkes Banten)  saat dipintai klarifikasinya hingga berita ini diturunkan,  sigit tidak membalas pertanyaan respeknews pada pesan singkat whastappnya. (Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY