Akibat Tabung Gas 3 Kilo Meledak, Rumah Warga Di Malingping Hangus Terbakar

Akibat Tabung Gas 3 Kilo Meledak, Rumah Warga Di Malingping Hangus Terbakar

17 views
0
BERBAGI

KAB. LEBAK – Rumah milik Aan Kunaefi (39) warga Kampung Kandang Barat RT04/RW02, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, hangus terbakar akibat meledaknya tabung gas elpiji yang berukuran 3 kilogram dikediamannya, Jum’at (4/5/2018) sekira pukul 9.40 WIB.

Hasdi Turiono (36) warga setempat mengatakan, peristiwa kebakaran akibat tabung gas elpiji tiga kilogram yang meledak, berawal dari seorang anak kecil bernama Melgiansyah (5) anak pemilik rumah menyalakan kompor gas tersebut.

Melgiansyah saat itu kata Hasdi, sedang ikut ke pengajian bersama ibu kandungnya di salah satu Madrasah yang berjarak tidak jauh dari rumahnya yang terbakar itu.

“Anak pemilik rumah itu, tadinya ikut pengajian Ibu-ibu di Madrasah yang berjarak 60 meter dengan rumahnya, kemudian tanpa sepengetahuan ibunya anak itu pulang ke rumah,”ujar Hasdi.

Sesampainya di rumahnya tersebut lanjut Hasdi, anak itu menyalakan kompor gas dan meninggalkannya begitu saja sehingga akhirnya meledak .

“Saat kejadian penduduk sekitar pada tidak berada di rumah dan kang Efi ayah anak tersebiy posisinya lagi tertidur pulas di dalam kamar rumah dan tidak mengetahui kejadian, tahu-tahu api sudah membesar dan melalap seluruh bagian bangunan yang terbuat daru bahan material yang mudah terbakar,”terang Hasdi.

“Untungnya ada warga yang melihat api yang tengah berkobar dan berteriak minta tolong, sehingga warga yang lain berdatangan dan kang Efi pemilik rumah terbangun lalu menyelamatkan kulkas dan motor sedangkan yang lainnya ludes terbakar tanpa sisa,”ujar Hasdi menambahkan.

Terpisah, dilansir titiknol.co.id, Kompol Doren Kapolsek Malingping membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

“Iya benar, kejadiannya pagi tadi. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp35 juta,”ujar Kapolsek Malingping diujung telepon selulernya. (Tkn/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY