DLH Lebak Ajak Warga Tidak Buang Limbah

DLH Lebak Ajak Warga Tidak Buang Limbah

5 views
0
BERBAGI

Kab. Lebak – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Banten mengajak masyarakat agar tidak membuang limbah sampah karena sangat membahayakan kesehatan manusia.

“Kami sudah menyampaikan surat imbauan kepada aparat kecamatan, desa dan kelurahan dapat menjaga kebersihan dan tidak membuang limbah sampah,” kata Kepala DLH Kabupaten Lebak Nana Sunjana di Lebak, Selasa.

Berdasarkan laporan pencemaran limbah sampah padat dan cair di Lebak mencapai 60 sampai 70 persen.

Limbah sampah itu tentu berdampak terhadap kualitas kesehatan masyarakat.

Kebanyakan limbah sampah itu dibuang ke selokan, drainase hingga daerah aliran sungai.

Apabila, limbah itu dibuang sembarangan tentu sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia.

Disamping itu juga akan berdampak terhadap kualitas kesehatan masyarakat.

Masih banyak ditemukan warga yang membuang limbah sampah padat dan cair ke daerah aliran sungai,selokan dan drainase.

Selama ini, tingkat kesadaran masyarakat sangat rendah untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sebab, pembuangan limbah sampah ke aliran sungai tentu akan menimbulkan pencemaran lingkungan dan berbahaya,diantaranya mengandung karbon dioksida atau CO2 juga bakteri e-coli maupun zat mercuri.

Pemerintah daerah mengajak masyarakat khususnya pelaku home industri maupun perusahaan tidak membuang limbah sampah padat maupun cair ke aliran sungai.

“Kami minta masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, pemerintah daerah dan Kementerian Lingkungan Hidup menjalin kerja sama dengan menghapuskan pertambangan emas yang dilakukan masyarakat menggunakan bahan merkuri.

Zat merkuri sangat membahayakan bagi kesehatan jika dibuang limbahnya ka aliran sungai.

Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup telah membangun pengolahan emas tanpa menggunakan bahan merkuri.

“Kami berharap para penambang bisa memanfaatkan pengolaan emas tanpa bahan merkuri karena bisa membahayakan kesehatan masyarakat,” katanya. (Ant/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY