Mabes Polri Dan Polres Lebak Ajak Masyarakat Jauhi Paham Radikalisme

Mabes Polri Dan Polres Lebak Ajak Masyarakat Jauhi Paham Radikalisme

53 views
0
BERBAGI

Kab. Lebak, [respekNEWS] – Pencegahan paham radikal dan terorisme yang saat ini terus berkembang dan menjadi ancaman faktual bagi masyarakat Indonesia, Polres Lebak menggelar acara sosialisasi bahaya faham radikalisme dan terorisme bagi agama, negara serta undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di Aula Multatuli Sekretariat Pemda Lebak, Rabu (2/8/2017).

Ketua Tim Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pudjo Hartono mengatakan, faktor yang dapat menyebabkan seseorang dapat terjerumus  ke dalam paham radikalisme dan terorisme dikarenakan dengan menyentuh ideologi, kepribadian yang mudah terpengaruh serta komunitas yang mendukung.

“Hal ini bisa merusak kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia, dan NKRI merupakan harga mati.” kata Hartono, dalam sambutannya.

Kapolres Lebak, AKBP Dani Arianto menyatakan acara ini menunjukkan bahwa seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Lebak secara tegas menolak keberadaan jaringan dan paham yang akan merusak keutuhan bangsa dan kesatuan NKRI.

“Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman Kepada seluruh masyarakat agar tidak tergoda oleh ajakan yang dilakukan paham radikalisme, karena hal itu tidak sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia,” ujar Kapolres.

Lanjutnya, apabila mengetahui atau menemukan suatu kelompok atau perorangan mencurigakan dalam menyebarluaskan paham-paham yang tidak jelas agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
“Kita telah melakukan antisipasi penyebarluasan paham radikalisme salah satunya dengan cara pemberian imbauan melalui Kamtibmas, tokoh masyarakat, para ulama dan kiyai,” paparnya.

Sementara itu Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menambahkan, saat ini kondisi masyarakat sudah hampir dikuasai oleh informasi teknologi yang sulit dibendung. Hoax, hasutan dan paham yang tidak jelas dengan mudah menyebar di masyarakat melalui berbagai cara.

“Untuk itu saya meminta kepada masyarakat mengaktifkan kembali ronda malam dan tidak segan-segan memberikan sanksi yang tegas jika ada oknum yang meresahkan masyarakat,” ucap Iti. (ki/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY