Para PKL di alun alun Malingping perlu di Relokasi

Para PKL di alun alun Malingping perlu di Relokasi

71 views
0
BERBAGI

Kab. Lebak,  RESPEKNEWS.COM – Pemerintah kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan penataan alun-alun Kecamatan Malingping. Proyek yang dilaksanakan oleh CV Liesdia Cipta Karya itu, menghabiskan anggaran sebesar Rp2 miliar lebih dari APBD 2017.

Sebagian masyarakat pun menyambut baik kehadiran wajah baru alun-alun yang terletak di jantung kota Daerah Otonomi Baru (DOB) Cilangkahan itu. Meski saat ini alun-alun tersebut masih dalam masa pemeliharaan, tetapi warga setempat sudah bisa menikmatinya, digunakan untuk nongkrong, ngobrol santai atau ketemuan dengan teman.

Bahkan tak jarang, warga dari luar daerah yang berkunjung ke wilayah tersebut, menyempatkan diri berfoto atau selfie di depan nama/tulisan ‘Alun-alun Malingping’ dan kemudian diupload di media sosial, mungkin tujuannya untuk mengabarkan kepada teman bahwa dirinya sedang berada di wilayah Malingping.

Tetapi baru saja berjalan beberapa bulan, keindahan alun-alun Malingping kini sudah nyaris hilang, terlebih menjelang sore hingga malam hari. Yang terlihat hanya puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjejer dibagian muka alun-alun, akibatnya alun-alun pun tampak kumuh dan semerawut.

Warga dan aktivis setempat pun banyak yang mengeluhkan kondisi itu, karena alun-alun yang seharusnya menjadi lokasi hiburan untuk warga, tetapi kini malah menjadi lokasi yang kumuh karena dipenuhi PKL.

“Keindahannya sudah tak nampak lagi, lihat saja bagian depannya, sudah tertutup semua. Tulisan Alun-alun Kecamatan Malingping yang setiap hari dipakai latar foto-foto juga tertutup. Saya yakin, Pemkab pun tidak menginginkan hal ini,” kata Robi Teguh, Aktivis LSM Lumbung Informasi Banten Selatan (Libas), Jumat, 23/03/2018.

Istimewa

Robi meminta kepada pihak terkait agar para PKL tersebut di relokasi. “Jangan dihentikan, mereka (PKL) itu mencari rezeki, harus dilindungi. Maka dari itu pihak terkait harus peka, coba diberikan pembinaan, kemudian direlokasi ke tempat yang selayaknya, banyak kok lahan kosong,” tegas Robi

Sementara itu menurut Akhmad Hidayat, warga malingping mengatakan bahwa alun alun malingping seharusnya di buat indah karena itu bagian dari taman kota malingping yang seharusnya di jaga dan di rawat namun pada kenyataanna baru beberapa bulan di bangun udah keliatan kumuh.

“Saya berharp pemerintah bertindak tegas untuk merelokasi PKL ke tempat yang tidak mengurangi keindahan Alun Alun Malingping” Kata Akhmad. 
(Usep)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY