Pembangunan Jembatan Gantung Permanen Cigaber Yang Di Biayai APBD Mangkrak.

Pembangunan Jembatan Gantung Permanen Cigaber Yang Di Biayai APBD Mangkrak.

68 views
0
BERBAGI

Kab. Lebak – Pembangunan jembatan gantung permanen Cigaber Kp. Citeupuseun Desa Citeupuseun Kecamatan Cihara, telihat mangkrak, Jum’at (13/04/2018).

Untuk diketahui pada pembangunan Tahap I
Panjang 30m. Lebar 1,7m. Penyedia CV. CEKUNG. Surat Perjanjian 630/1455-PPK/PJGP/SP/DPUPR/APBD/2017. Tanggal 27 April 2017. Nilai Kontrak Rp 1.046.775.000-, Waktu Pelaksanaan 150 hari Kalender. Akhir Pelaksanaan 23 Septembet 2017. Tahun Anggaran = Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah 2017. Terlihat tidak lanjut pada kegiatan tersebut.

Kami awak media mencoba mendatangi lokasi dan di situ bertemu dengan beberapa warga. Dan hampir semua warga yang ada disitu mengungkapkan kekesalannya atas lambatnya pembangunan jembatan tersebut.

Adhari warga Kp. Lebak pari mengungkapkan “Saya selaku masyarakat kecil merasa prihatin atas lambatnya pembangunan jembatan ini, padahal jembatan yang biasa kami pake ini sudah tidak layak pakai. Kayunya sudah rapuh dan banyak yang copot, talinya juga sudah karat dan ada sebagian yang putus. Hari senin kemarin Saya naik motor dan membonceng Istri dan Anak Saya. Pas di pertengahan jembatan kaki Saya nginjak ke kayu, dan kayunya patah. Kami hampir jatuh ke bawah sungai. Kepada pemerintah kami mohon perhatiannya kepada masyarakat kecil seperti kami ini. Tolong selesaikan pembangunan jembatan ini. Kami butuh jembatan yang layak” Ucapnya.

Di tempat terpisah. Muhamad Nuh, Mengungkapkan “Kami belanja material bangunan dengan menggunakan mobil tapi bisa sampai ujung jembatan doang. Untuk membawa hingga sampai ke rumah, kami menggunakan motor dan ini lebih repot dan kami takut jatuh pas di jembatan ini. Karena jembatannya sudah tidak layak pakai lagi. Kami ingin jembatan ini segera di selesaikan pembangunannya. Jangan di tunda tunda seperti ini. Tolonglah pemerintah segera bangun jembatan ini. Gitu aja” ungkapnya.

Kami Awak media melanjutkan Penelusuran menuju kantor UPT PUPR WILAYAH IV. Dan kebetulan kepala UPT tidak ada di kantor.

Nanang Suryana selaku KaSuBag TU UPT WILAYAH IV PUPR. Mengungkapkan “Pembangunan jembatan gantung itu di mulai tahun 2017 itu kan hanya bagian bawah, kalo selanjutnya tahun 2018 ini, itu untuk pembangunan bagian atasnya. Kalo masalah bulan kapan di bangunnya itu belum ada tembusan ke kami. Kalo soal perawatan jembatan gantung yang lama, Pa Entoy sebagai KaBid HuMas pembangunan jalan dan jembatan juga pernah ngomong, kata Bupati pemeliharaan jembatan gantung yang lama itu di bebankan ke desa dan menggunakan anggaran desa” Ucapnya. (Zex).

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY