Tersangka Pengeroyok Wartawan TitikNol, Kades Darmasari Diduga Kebal Hukum, Tidak Ditahan

Tersangka Pengeroyok Wartawan TitikNol, Kades Darmasari Diduga Kebal Hukum, Tidak Ditahan

50 views
0
BERBAGI
Caption Foto : Tim kuasa hukum Gusrian dari kantor Gebrakan Advokat Indonesia (GERAK) saat memberikan keterangan Pers kepada awak media usai bertemu dengan Kanit Reskrim Polsek Bayah.

Kab. Lebak, RESPEKNEWS.COM – Ahmadyani Kepala Desa Darmasari, kecamatan Bayah akhirnya memenuhi panggilan penyidik polsek Bayah, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polsek Bayah, Kamis (8/3/2018).

Tersangka dipanggil penyidik Polsek Bayah guna menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pengeroyokan terhadap salah satu wartawan media TitikNOL, Gusriyan.

Kedatangan tersangka ke Mapolsek Bayah disebut-sebut didampingi Camat Bayah, Suyanto.

Kapolsek Bayah AKP Sadimun mengatakan, pemanggilan terhadap Kades Darmasari selaku tersangka sudah ketiga kalinya.

“Betul, tapi pada saat panggilan yang kedua yang bersangkutan menjelaskan alasan ketidakhadirannya kepada penyidik, kang,” ujar Kapolsek.

Disinggung apakah oknum Kades datang ke Mapolsek didampingi pengacaranya dalam pemeriksaan oleh penyidik, Sadimun mengatakan bahwa tersangka tidak ada pendampingan.

“Penasehat hukum untuk saat ini belum bisa mendampingi, tapi ke depan akan selalu didampingi,” tutur Sadimun.

Sementara soal belum ditahannya tersangka oleh pihak kepolisian, menurut Sadimun penyidik masih mempertimbangkannya, termasuk desakan dari kuasa hukum korban.

“Kita bekerja bukan berdasarkan desakan pak, karena penyidik tidak boleh diintervensi dari pihak manapun. Tapi kita bekerja berdasarkan Undang Undang dan kita menjalankan perintah Undang Undang,” pungkasnya.

Dari pantauan beberapa media, Ahmadyani Kades Darmasari, Kecamatan Bayah selaku tersangka pengeroyok wartawan titiknol.co.id Ahmadyani keluar dari mapolsek bayah didampingi Camat Bayah, dan belum ada penahanan oleh kepolisian setempat walau sudah menyandang status tersangka. (Ttn/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY