Warga keluhkan Pelayanan Puskesmas Pembantu (PUSTU) Desa Kumpay

Warga keluhkan Pelayanan Puskesmas Pembantu (PUSTU) Desa Kumpay

121 views
0
BERBAGI

Kab. Lebak (BANJARSARI) – Pelayanan Puskesmas Pembantu (pustu) yang berlokasi di Desa Kumpay Kecamatan Banjarsari Kab. Lebak dikeluhkan oleh warga desa tersebut, pasalnya warga menduga Bidan Desa yang bertugas tidak melayani Dengan maksimal. Letak PUSTU sendiri sekitar 200 Meter dari Kantor Desa Kumpay.

Warga sangat berharap keberadaan Bidan Desa bisa tinggal Di Desa nya (Polindes) dan benar benar melayani di wilayah kerja nya tersebut yaitu Desa Kumpay, sehingga pelayanan yang Di berikan bisa sesuai dengan yang di harapkan.

Saat di temui awak media (kamis, 22/02/2018), Sukirman, Sekretaris Desa (Sekdes) Kumpay mengatakan Bidan Desa yang bertugas hanya 2 hari dalam semingu

“Bidan Desa yang biasa tugas di sini cuma 2 hari dalam satu minggu hari kamis dan jumat saja, Dan tidak pernah tinggal di Desa Kumpay”. Ucap Sukirman

“Dan ada indikasi Pak Kepala Desa juga sudah berencana mau mengusulkan agar Bidan yang bertugas saat ini untuk diganti” tambah Sukirman.

Kepala Desa Kumpay Oyo Sutaryo membenarkan tentang adanya keluhan warga terkait pelayanan Bidan Desa yang bertugas di wilayahnya dan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pihak UPT

“Selama menjadi Kepala Desa kurang lebih 2 tahun setengah Bidan Desa sudah ada dan Saya sering mendengar keluhan warga, bahwa bidan tersebut jarang bertugas di desa dan tidak tinggal di Desa Kumpay, kalau memang tidak mau tugas di Desa dan tidak mau tinggal di Desa saya akan koordinasi dengan kepala UPT Puskesmas Kecamatan Banjarsari” Kata Oyo Sutarto

“Supaya di ganti dengan yang bener-bener mau bertugas dan tinggal di Desa,melayani kesehatan masarakat dengan baik, agar tugas Bidan Desa bisa melayani kesehatan dengan baik dan maksimal”. Tegas Oyo

Sementara Itu, di tempat terpisah saat di temui di ruang kerjanya, Kepala UPT Puskesmas Banjarsari, Yayan Suryana menjelaskan Bahwa Bidan yang di tugaskan di Desa Kumpay Berinisial SR sejak Tahun 2014.

“Sudah di beri peringatan tiga kali secara tertulis satu kali bahkan pake materai supaya bidan aktip tugas dan tinggal di Desa. Namun, Teguran tersebut tidak di hiraukan dan Bidan SR alasannya karena punya anak, sudah mendapatkan teguran secara lisan tiga kali dan secara tertulis satu kali namun tidak di hiraukan” Jelas Suryana.

Suryana, Berharap kepada semua bidan yang di berikan tugas di Desa agar tinggal di Desa sehingga mereka bisa melayani kesehatan Masyarakat dengan baik, tidak hanya yang melahirkan semata. (Mail/Usep)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY