Warga Keluhkan Pembangunan Perumahan Bukit Kiara Payung Panggarangan, Rawan Longsor

Warga Keluhkan Pembangunan Perumahan Bukit Kiara Payung Panggarangan, Rawan Longsor

175 views
0
BERBAGI

Kab. Lebak, RESPEKNEWS.COM – Pembangunan perumahan Bukit Kiara Payung yang berlokasi di Kampung Cimangpang, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak dikeluhkan  sejumlah warga.

Pasalnya, warga mengkhawatirkan jika pembangunan  perumahan Bukit Kiara Payung terus dilanjutkan, mereka khawatir pemukiman warga tergerus longsor.

Sebab, lokasi pembangunan perumahan tersebut berada di atas lahan tanah yang labil yang sewaktu-waktu bisa terjadi longsor, hal ini dikhawatirkan dapat mengancam pemukiman rumah penduduk setempat.

Istimewa

Kyai Mustofa salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, keberadaan lokasi perumahan Bukit Kiara Payung berada di tanah yang rentan terjadi longsor.

Menurutnya, bila pembangunan perumahan itu terus dipaksakan untuk dibangun, warga khawatir sewaktu-waktu tanah longsor dan menimpa permukiman warga setempat.

“Disini rentan tanah longsor, jadi kalau dibangun perumahan. Rumah kami (warga) bisa ikut terkena longsor, bahkan kuburan (makam) bisa bisa terkena longsor juga,”ujar Kyai Mustopa.

Istimewa

Tepisah, kepada wartawan Buharta Kepala Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan membenarkan bahwa, terdapat tiga lokasi pembangunan perumahan yang tengah dilaksanakan saat ini di desanya tersebut.

“Iya benar ka, lokasi pembangunan perumahan itu di Kampung Cimampang, mengenai kelengkapan perizinan saya tidak. Mereka (pengembang) memang datang ke saya hanya minta dibuatkan izin lingkungan saja. Namun kelanjutan perizinan lainnya saya tidak tahu, silahkan saja konfirmasi ke pengembangnya,”ujar Kades Panggarangan.

Istimewa

Sementara, Amat Saputra, Direktur PT Bukit Kiara Payung menjelaskan, bahwa perizinan pembangunan perumahan Bukit Kiara Payung sedang diproses sudah sekitar satu bulan lamanya, namun kata Amat, hingga saat ini belum selesai.

“Perizinan sedang kami proses,  pembangunan kami berjalan sambil menunggu proses perizinan selsai,”katanya. (zex/Usep)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY