Ancam Demo Sekolah, Ketua KNPI Pandeglang Diduga Peras Kepsek, Di Tangkap Polisi

Ancam Demo Sekolah, Ketua KNPI Pandeglang Diduga Peras Kepsek, Di Tangkap Polisi

53 views
0
BERBAGI

Kab. Pandeglang, [respekNews] – Kepolisian Sektor Saketi dikabarkan menangkap JT. Ia merupakan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pandeglang yang diduga melakukan pemerasan terhadap kepala sekolah di Kaduronyok, Kecamatan Saketi.

Penangkapan dilakukan di rumah JT, pada Minggu malam Senin (31/7/2017) sekitar pukul 23.50 WIB. Dugaan pemerasan diawali ketika pelaku mengancam demonstrasi terhadap sekolah kaitan dengan kasus dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dari rencana aksi tersebut kemudian JT meminta sejumlah uang senilai Rp15 juta dengan alasan untuk membatalkan aksi demo.

Mendapat permintaan tersebut, pihak sekolah tidak sanggup untuk memenuhi keinginan JT. Namun pihak sekolah dengan terpaksa memberikan uang sebesar Rp3,5 juta kepada JT.

“Pelaku melakukan pemerasan dan ancaman demo terhadp pihak sekolah yang diduga telah melakukan penyelewengan dana BOS,” kata Kapolsek Saketi, AKP Supardi kepada awak media, dikutip dari laman  BantenNews.co.id, Kamis (3/8/2017).

Hingga saat ini, pihak kepolisian sudah memeriksa lima orang sebagai saksi, dari pihak sekolah dan rekan JT. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa kwitansi penerimaan uang bermaterai Rp6000, dengan nilai uang Rp3,5 dan ponsel milik JT.

Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan membenarkan, bahwa ada titipan tahanan dari Polsek Saketi dengan kasus dugaan pemerasan. Kasusnya sendiri, kata Ary, masih ditangani oleh pihak Polsek Saketi untuk dilakukan pengembangan.

Jika terbukti melakukan pemerasan, terduga diancam dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan serta Pasal 378 KUHP jika terdapat unsur penipuan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

“Memang ada titipan tahanan dari Polsek Saketi atas dugaan pemerasan, kasusnya masih ditangani oleh Polsel Saketi, kalau ada penipuan dikenakan juga pasal 378 KUHP,” ungkap Kapolres.

Dikonfirmasi akan hal ini, Ketua KNPI Banten Rano Alfath mengaku belum mendapat informasi tersebut. “Saya cari informasinya dulu. Memang kemarin ada pertemuan dengan pengurus ada dua yang tidak hadir, dari Pandeglang dan Lebak,” kata dia. (Job/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY