Bupati Pandeglang : Kami Tidak Muluk Muluk Terkait Penilaian BPK

Bupati Pandeglang : Kami Tidak Muluk Muluk Terkait Penilaian BPK

44 views
0
BERBAGI

Respeknews.com. Pandeglang – Bupati Kabupaten Pandeglang Irna Narulita mengaku tidak mau bermimpi terlalu muluk dengan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten, atas laporan keuangan Kabupaten Pandeglang tahun 2016.

Menurut Irna, setiap kabupaten/kota pasti ingin mendapatkan penilaian yang bagus dari Tim Audit BPK, namun dirinya hanya meminta hasil penilaian yang diberikan BPK sesuai dengan kinerja yang dilakukan oleh Pemkab Pandeglang. Hasil Audit BPK sendiri rencananya baru besok akan diberikan kepada Pemkab Pandeglang.

“WDP sudah dapet kemarin, mudah-mudahan upaya kita diapresiasi. Kita tidak mimpi muluk-muluk tapi. Kita lihat besok saya tidak bisa mendahuluhi penilaian dari BPK RI tapi saya apresiasi seluruh SKPD yang sudah melakukan usaha yang lumayan baik,” Ucap Irna saat ditemui usai Sidak Pasar Cadasari, Selasa (30/5/2017).

Menurutnya, Pemkab sudah berupaya semaksimal mungkin dengan memberikan pembuktian barang yang dipertanyakan keberadaannya oleh BPK selama ini memang benar-benar ada. Karena selama ini aset adalah salah satu yang menjadi perhatian dari tim audit BPK.

“Kemarin kami penuhi dan upayakan untuk memberikan pembuktian bahwa barang yang selama ini belum tercatat, terlihat, terdeteksi ada dimana kami cari ternyata barang tesebut ada. Kami lihat nanti opininya apa, tapi kami lakukan upaya khusus terkait dengan aset barang bergerak yang selama ini ada 650 tidak bisa dibuktikan wujudnya kami sudah buktikan,” ujarnya.

Irna juga sempat menyinggung pada masa pemerintahan Bupati Erwan Kurtubi, yang menurutnya meninggalkan masalah piutang pajak yang mana sulit ditindaklanjuti oleh pemerintahannya sekarang ini.

“Pada saat memberikan warisan pajak mestinya dipilah-pilah, mana yang sanggup kami tindaklanjuti mana yang tidak, tapi kita sudah tidak mau melihat kebelakang karena pada saat pemerintahan lalu menerima semua warisan tagihan piutang pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan,” terangnya. (Fzi/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY