Dana Desa Tahap Dua Cair Siap Di Transfer Ke Kas Desa

Dana Desa Tahap Dua Cair Siap Di Transfer Ke Kas Desa

158 views
0
BERBAGI

Kab. Pandeglang, (RN)  – Dana Desa (DD) Tahap dua sebesar Rp104 miliar untuk 326 Desa saat ini sudah berada di kas Daerah Pemkab Pandeglang, “Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pandeglang, Ramadani.

Namun Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) belum dapat memproses anggaran tersebut, karena saat ini baru ada 230 desa yang telah melakukan pengajuan. Artinya, tersisa 90 desa lagi yang belum menyampaikan laporan dan pengajuannya.

Anggaran DD Tahap II itu 40 persen dari total DD Tahun 2017 senilai Rp262 miliar. Itu harus disalurkan dalam waktu satu pekan. Jika tidak, sisa anggaran tersebut akan masuk dalam Silpa kas desa dan menjadi dasar perhitungan transfer tahun berikutnya.

“Berarti kinerjanya jelek dan transfer tahun berikutnya akan dikurangi jumlahnya untuk desa yang mempunyai Silpa,” kata Ramadani saat ditemui di Gedung Setda Pandeglang, Selasa (12/12/2017).

Menurut Ramadani, untuk memaksimalkan penyerapan DD Tahap II, maka pihaknya akan mentransfer ke desa yang telah memenuhi persyaratan. Sementara sisanya akan didesak untuk segera menyelesaikan laporan sebelum tanggal 20 Desember 2017.

Ia juga akan memerintahkan para Camat untuk membantu menekan kepala desa yang lambat dalam menyelesaikan tugasnya. Kemudian, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan DPMPD untuk memfasilitasi BPKD mencairkan DD Tahap II.

“Meski belum semua desa mengajukan DD Tahap II, kami akan tetap transfer ke desa-desa yang sudah mengajukan dan yang memenuhi syarat dan ketentuan. Yang belum mengajukan, kami akan kejar kepada camat-camatnya dan kepala DPMPD Pandeglang untuk memfasilitasi kita,” pungkasnya.

Ramadani berharap setelah ditransfernya DD Tahap II, para Kades yang belum menyelesaikan laporan dan pengajuannya segera memenuhi kewajibannya. Apalagi peringatan soal percepatan penyelesaian administrasi pencairan DD Tahap II sudah disampaikan sejak lama.

“Sebetulnya mah mekanisme pelaksanaan pembangunan di desa itu sudah berjalan, karena sumber dananya sudah jelas dan ada. Jadi ketika DD Tahap II cair, pihak desa langsung bayar. Sepanjang ada dalam anggaran APBDes nya, tinggal dilaksanakan,” imbuhnya. (Job/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY