Ngeri..! Satu Warga Binaan Rutan Pandeglang Diduga Terjangkit HIV

Ngeri..! Satu Warga Binaan Rutan Pandeglang Diduga Terjangkit HIV

346 views
0
BERBAGI

Kab. Pandeglang – Seorang pria yang menjadi warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pandeglang terindikasi mengidap penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV). Saat ini pria itu sedang menjalani perawat intensif karena kondisinya terus melemah.

Hal itu diakui Kepala Rutan Kelas IIB Heri Kusrita bahwa ada satu orang warga binaannya mengidap penyakit mematikan itu. Kata Heri, sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang pasien sempat dirawat selama 2 hari oleh perawat di dalam Rutan, namun karena kondisinya tidak kunjung membaik pasien itupun langsung dirujuk ke RSUD Berkah.

“Jadi memang kemarin ada satu orang warga binaan yang kami rawat di dalam Rutan selama 2 hari, terakhir tidak ada perubahan kita rawat ke rumah sakit umum Pandeglang. Terakhir kami hubungi keluarganya karena sangat jauh juga keluarganya dan hari inipun kita adakan CT scan ke rumah sakit di Rangkasbitung,” terangnya, Senin (10/4/2018).

Heri mengatakan, saat ini kondisi pasien yang masuk sekitar 6 bulan lalu ini terus melemah, namun dirinya belum bisa memastikan warga binaan itu terjangkit HIV sebelum ada hasil CT scan dari dokter. Tapi Heri meyakini kalau pasien sudah mengidap penyakit yang diindikasi HIV ini sebelum masuk Rutan.

“Kondisinya lemah, sempat diinfus juga baik di Rutan Pandeglang maupun di rumah sakit umum Pandeglang. Hasilnya belum kita ketahui tapi ada indikasi HIV jadi kita masih menunggu CT scan, mudah-mudahan sore nanti sudah dapat hasilnya,” terangnya.

Dikatakan Heri, karena biaya pengobatan untuk penyakit ini tergolong mahal maka dirinya meminta bantuan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terkait bantuan pembiayaan pasien, karena menurutnya jika pasien dinyatakan mengidap positif HIV maka pengobatannya harus terus-menerus sampai kondisinya membaik dan tidak boleh tertunda.

“Untuk pengobatan memang kita ada anggaran obat-obatan untuk satu tahun itu sudah ada, tapi untuk penyakit-penyakit yang perlu penanganan rumah sakit umum kami arahkan ke rumah sakit umum dan anggarannya kita minta bantuan ke Pemkab Pandeglang,” tutupnya. (Bn/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY