Pemeliharaan Ruas Jalan Mengger Mandalawangi Caringin Asal Jadi, Warga Minta WH sidak...

Pemeliharaan Ruas Jalan Mengger Mandalawangi Caringin Asal Jadi, Warga Minta WH sidak Langsung

73 views
0
BERBAGI

Kab. Pandeglang, RESPEKNEWS.COM – Jalan Mengger-Caringin sebagai jalur alternatif wisata menuju Pantai Carita kondisinya sempit, dan membutuhkan pelebaran. Sebab, kondisi jalan sepanjang kurang lebih sekitar 20 kilometer itu sulit dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat saat berpapasan. Lebar jalan tersebut kurang lebih sekitar 3 sampai 4 meter saja. Jalan tersebut salah satu jalur alternatif menuju tempat wisata Pantai Carita yang aktif dilintasi wisatawan lokal saat memasuki liburan akhir pekan.

Dengan kondisi jalan yang sempit itu menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat saat berpapasan. Ditambah badan jalan dan bahu jalan yang berlubang, Apalagi saat turun hujan. Genangan air menutupi badan dan bahu jalan yang berlubang hingga membahayakan pengendara di sepanjang ruas mengger mandalawangi caringin.

Pantauan dilapangan ruas Mengger Mandalawangi Caringin ini jalan milik provinsi banten yang diduga kurang diperhatikan oleh pemerintah provinsi khususnya Dinas PUPR Banten Yang ditangani oleh BUPTJJW Pandeglang. selain ruas jalan yang rusak, jalan tersebut rentan terjadi kecelakaan yang disebabkan oleh  jalan berlubang.

“Jalan ini terlalu sempit, hanya beberapa kilometer yang jalannya sudah ada pelebaran. Tetapi, jalan dari Mandalawangi sampai Caringin jalannya sempit, berlobang pula, mulai dari badan dan bahu jalan.” kata Rijki (35) warga kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Senin (2/4/2018).

Ia berharap agar jalan tersebut menjadi perhatian serius pak Wahidin Halim selaku Gubernur Banten, dan pak Wahidin harus sidak langsung ke ruas ini. jika kalau sudah disidak langsung oleh pak WH, pasti dinas terkait melakukan perawatan-pemeliharaan jalan dengan serius dan tidak akan terjadi lagi kecelakaan, pasalnya pada libur akhir pekan banyak kendaraan wisatawan melintasi kendaraan. Apalagi jalan di sini banyak tikungan tajam dan tanjakan yang berlubang,” ucapnya.

Ditempat yang sama Akbar (26) warga Mandalawangi ia memaparkan pada wartawan soal pekerjaan pemeliharaan jalan oleh pegawai PUPR di ruas Mengger Mandalawangi Caringin. “Kayaknya jarang sekali adanya perawatan jalan, sekali ada pun pekerjaannya tidak bagus, malah membahayakan pengguna jalan.

“Iyah sih di aspal, tapi aspal tambal sulamnya tinggi banget, itu malah nambah membahayakan pengguna jalan. Bahkan terlihat acak acakan, kalau tambal sulamnya tinggi dan ga di gali lagi sama aja bohong. Paling kekuatannya hanya seminggu.,” tegas Akbar.

Dugaan Akbar soal pemeliharaan yang asal jadi, tim redaksi respeknews memantau langsung pada ruas yang usai di kerjakaan. “Nampak terlihat jelas pada kegiatan tambal sulam pada badan jalan, tim melihat kecurigaan dugaan tidak di bongkar ulang pada lobang yang ditambal sulam, dan pekerjaannya terlihat dipaksa hanya diurug aspal goreng lalu dilindas alat berat.

Kepala BPUPTJJW Pandeglang, H Memed untuk dipintai konfirmasi dikantornya terkait ruas jalan Mengger Mandalawangi Caringin. Dirinya tidak pernah ada dikantor,” ungkap pegawai BPUTJJ Wilayah Pandeglang pada respeknews yang enggan disebutkan namanya.

“Pak haji jarang ada dikantor pak, sudah lama ia ga pernah ngantor. Dan orang kantor kalau perlu apa apa harus ketemu di luar (dilapangan-red) atau dirumahnya di Kota Serang belakang kantor kejari Serang.

Kalau urusan Pemeliharaan Jalan Mengger coba tanya ke pak Anwar aja, tapi sama ia juga jarang ada dikantor pak,” ungkapnya. (Ady)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY