Samson Badak Ujungkulon Tewas Dipantai Karang Ranjang

Samson Badak Ujungkulon Tewas Dipantai Karang Ranjang

12 views
0
BERBAGI

KAB. PANDEGLANG – Petugas Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) menemukan bangkai badak jawa jantan di pantai Karang Ranjang, Resort Karang Ranjang, SPTN Wilayah II Pulau Handeuleum, Taman Nasional Ujung Kulon yang masuk dalam wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pada Senin (23/4/2018) kemarin.

Bangkai badak yang diberi nama Samson ditemukan dalam kondisi masih utuh, bercula dan lengkap. Setelah dilakukan proses identifikasi pada bangkai dan
pencocokan dengan database badak jawa, dengan ciri khas robekan pada telinga sebelah kiri, diketahui bahwa badak yang mati tersebut bernama Samson (ID: 037.2012), dengan perkiraan umur lebih dari 30 tahun.

Pada hari Selasa tanggal 24 April 2018, Balai Taman Nasiobal Ujung Kulon bekerja sama dengan tim dokter hewan Patologi IPB dan WWF Ujung Kulon, melakukan pendokumentasian dan penyelamatan cula serta bangkai agar tidak terbawa arus. Pada pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya luka akibat perburuan.

“Selanjutnya tim gabungan melakukan nekropsi dan pengambilan sampel (usus, otot jantung dan hati), untuk mengetahui penyebab kematian. Berdasarkan laporan sementara hasil nekropsi terhadap bangkai badak jawa tersebut, diperkirakan kematian kurang lebih 3 hari dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya penyakit infeksi dengan pathogen yang bersifat akut,” kata Kepala Balai TNUK, Mamat Rahmat melalui press realisenya, Kamis (26/4/2018).

Berdasarkan hasil rekaman video trap bulan Februari 2018, diketahui terdapat 2 kelahiran anak badak jawa dengan induk bernama PURI (ID : 013.2011) yang diberi ID : 073.2018 ditemukan di Blok Rorah Bogo, dan dari induk yang bernama DEWI (ID : 004.2011) diberi ID : 074.2018, ditemukan di Blok Cikeusik, SPTN Wilayah II Pulau Handeuleum, Taman Nasional Ujung Kulon. Kedua anak badak jawa tersebut belum diberi nama.

Saat ini, populasi dan habitat alami satu-satunya badak jawa hanya dapat dijumpai di Taman Nasional Ujung Kulon yang berlokasi di ujung paling Barat Pulau Jawa, berada pada wilayah administratif Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

Hasil monitoring populasi badak jawa pada tahun 2017, menyebutkan
bahwa jumlah minimum badak jawa adalah 67 individu. Dengan kematian badak jawa Samson dan kelahiran 2 ekor anak badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon maka angka minimum populasi badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon berubah menjadi 68 individu. (Bn/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY