Sidak Tarif Angkutan, Bupati Pandeglang Temukan Rem Tangan Blong Milik Bus Murni

Sidak Tarif Angkutan, Bupati Pandeglang Temukan Rem Tangan Blong Milik Bus Murni

169 views
0
BERBAGI

Respeknews.com. Pandeglang – Bupati Pandeglang Irna Narulita beserta rombongan dari intansi terkait melakukan pemeriksaan kesiapan Terminal Kadu Banen dan Inpeksi Mendadak (Sidak) kelaikan Bus dan tarif Bus menjelang arus mudik lebaran nanti.

Pihak dari Dinas Perhubungan juga melakukan kelaikan  setiap Bus di terminal Kadu Banen. Bagi Bus yang kedapatan belum memiliki stiker dari Dishub maka akan diberhentikan untuk melakukan pengecekan kendaraan terlebih dahulu.

Namun ditengah-tengah sidak, Irna menemukan satu Bus Murni Merah yang ternyata rem tangan pada Bus tersebut sudah rusak dan bisa membahayakan penumpang. Sebab itu pihak terminal tidak mengizinkan bus tersebut untuk beroperasi.

“Yang tadi juga remnya blong kami khawatir dengan keselamatan penumpang dan akan menimbulkan korban,” kata Irna usai memeriksa kesiapan terminal Kadu Banen jelang arus mudik 2017, Selasa (13/6/2017).

Selain menemukan bus yang rem tangannya blong, Irna juga banyak menemukan Sopir nakal yang berusaha menyembunyikan stiker tarif Bus yang dipasang pihak dishub dengan cara menutupinya menggunakan aksesoris, sehingga kondektur bisa seenaknya meminta tarif diluar kesepakatan yang telah ditentukan.

“Memang itu lebih kepada kesadaran sopir dan juga kondektur, ibu ingatkan terus zaman sudah transfaran dan hak dari penumpang harus diketahui, jarak tempuh dan tarif yang sudah ditetapkan oleh pemerintah itu harus dijalankan, masyarakat boleh bertanya kepada sopirnya dan kondektur, modus-modus  seperti itu kami ingatkan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan secepatnya mengundang Perusahaan Otobus untuk membahas berapa tarif yang akan diberlakukan pada arus mudik kali ini, mengingat tarif atas yang diberlakukan pada arus mudik tahun 2016 yakni sebesar Rp55.000 untuk penumpang dari Kalideres-Labuan.

“Untuk rapat dengan PO Bus di kita ada 3 PO , PO Murni Putih, Murni Merah sama Asli. Kita undang besok musyawarah untuk tarif menghadapi lebaran ini berapa, tarif atas tarif bawah kalau tahun kemarin itu Rp55.000, tahun ini kita tidak tahu nanti kesepakatan 3 PO tersebut,” pungkasnya. (Us/job/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY