Wanita ini Ngaku Polwan, Ditangkap Polisi Setelah Gasak 1 Unit Motor

Wanita ini Ngaku Polwan, Ditangkap Polisi Setelah Gasak 1 Unit Motor

25 views
0
BERBAGI

Kab. Pandeglang, [respekNews] – Polres Pandeglang berhasil mengamankan AL (32), warga Desa Tanjungwangi, Kecamatan Mungcang,  Kabupaten Lebak,  yang mengaku anggota Polwan. Selain mengaku sebagai Polwan, AL juga dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan sepeda motor milik Wahyudin (41), warga Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.

Kronologis kejadian bermula ketika pelaku memperkenalkan diri kepada korban sebagai anggota Polwan. Pelaku lantas meminta korban untuk mengantarkannya ke Polres Pandeglang.  Tetapi sampai di Kantor Pos Pandeglang,  pelaku meminta korban menunggu dan pelaku meminjam sepeda motor korban.

Namun setelah beberapa saat ditunggu,  pelaku tidak kembali lagi dan akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pandeglang.

“Setelah korban menunggu lama,  pelaku tidak kembali lagi.  Akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pandeglang,” kata Kapolres Pandeglang,  AKBP Ary Satriyan kepada sejumlah wartawan di Mapolres setempat, Kamis kemrin (10/8/2017) siang.

Berdasarkan keterangan pelaku,  sambung Kapolres, pelaku mengaku sering bergaul dengan polisi dan akhirnya berani mengaku sebagai anggota Polwan.

Pelaku juga memiliki atribut polisi yang dibelinya dari toko. Kapolres menyebutkan, pelaku hanya melakukan seorang diri dengan motif hanya ingin menjual sepeda motor korban.

“Dia biasa bergaul dengan polisi, jadi itu mungkin jadi berani mengaku sebagai anggota. Tetapi dari motif, dia hanya ingin menguasai motor. Tidak ada sindikat, pelaku melakukan seorang diri,” lanjutnya.

AL kepada awak media mengatakan, ia berani mengaku sebagai anggota Polwan karena banyak memiliki teman polisi.

Awalnya ia akan menjual sepeda motor itu ke salah seorang kenalannya di Lampung,  namun tidak jadi karena keburu ditangkap polisi.

“Aku ada kenalan orang Polda dan aku nikah dengan sepupunya. Aku dari dulu gabung mainnya dengan polisi, jadi terobsesi. Banyak yang anggap aku polisi karena jalannya mirip polisi. Tetapi baru kali ini mengaku Polwan,” ungkap pelaku.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu unit sepeda motor, 1 buah BPKB, satu lembar STNK dan sebuah senjata jenis air softgun hitam serta beberapa atribut polisi lainnya.

Pelaku akan dijerat dengan tindak pidana penipuan atau penggelapan yang tercantum dalam pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara. (Us/Job/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY