14 Tahun Lumpuh, Asmir Tinggal Di Gubuk Reot, Di Jawilan Kabupaten Serang

14 Tahun Lumpuh, Asmir Tinggal Di Gubuk Reot, Di Jawilan Kabupaten Serang

69 views
0
BERBAGI

Kab. Serang, (RN) –  Salah seorang warga Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Asmir (39), 14 tahun menderita lumpuh. Asmir kini hanya bisa berdiam diri di dalam gubuk kecil yang tampak kumuh. Ia hanya bisa duduk atau tertidur di gubuk berbilik bambu yang berada persis di belakang rumah orangtuanya.

Umiyati (66), ibu Asmir menceritakan bahwa anaknya mengalami lumpuh sekitar tahun 2004 sejak Asmir masih bekerja di sebuah pabrik di Jawilan.

Saat itu, Umiyati melihat anaknya berjalan tertatih-tatih. Kaki anaknya tampak pincang saat berjalan. Bahkan keesokan harinya, Asmir tak sanggup lagi berjalan. Keluarga berupaya mengobati Asmir dengan berobat ke rumah sakit di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Pengobatan alternatif pun dilakukan namun kondisi Asmir tak kunjung membaik.

Istimewa

 

“Berobat ke rumah sakit Rangkas sudah.  saya Pengen anak saya sembuh,” kata Umiyati kepada wartawan di Jawilan, Senin (8/1/2018).

Semula Asmir masih tinggal serumah dengan anggota keluarga lainnya Pada 2008, saat dapur rumah Umiyati roboh, Asmir dipindahkan ke gubuk di belakang rumah. Asmir tinggal seorang diri di gubuk reot itu.

Keluarga terpaksa menempatkan Asmir di gubuk reot belakang rumah. Ia sudah tak sanggup memberikan pengobatan.

Asmir sudah terdaftar sebagai salah satu penerima jaminan kesehatan nasional (JKN). Namun, karena terbentur ongkos, keluarga tak sanggup membawanya ke rumah sakit.  “bingung juga saya harus bawa Asmir. Tiap hari aja saya ga punya uang, apalagi untuk bawa Asmir berobat. Buat makan sehari pun susah,” katanya. (man/red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY