Detik Detik Jupri Dan Ateng Saat Terbawa Arus Di Bedolan Pamarayan

Kab. Serang, (RN) – Derasnya air saat acara Festival Bedolan Pamarayan telah menghempas rakit yang membawa Ateng (25), warga kampung Baru RT 06 RW 07, Desa Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Kamis (12/10/2017).

Rakit bambu yang digunakan korban tak kuasa menahan air ketika acara belum lama dimulai. Keterangan warga yang melihat kejadian mengerikan tersebut.

“Mau nyari ikan terus ke tengah naik rakitan bambu, airnya kan kenceng banget tuh deres. Nah jangkarnya ke bawa arus. Terus rakit bambunya ancur. Orangnya kebawa air,” kata Neng Ucu warga setempat yang menyaksikan kejadian, Kamis (12/10/2017).

Festival Bedolan Pamarayan yang digelar Pemerintah Kabupaten Serang dalam rangka memperingati hari jadi Pemkab Serang ke-491 memakan korban.

Adalah Jupri (30) dan Ateng (25), dua warga kampung Baru RT 06 RW 07, Desa Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang dikabarkan hanyut saat mengikuti Festival Bedolan Pamarayan yang digelar Pemkab Serang, Kamis (12/10/2017).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua warga tersebut terbawa arus saat tengah menjala ikan di tengah derasnya arus yang mengalir di Bendungan Pamarayan. Tak pelak akibat derasnya aliran air, dua warga tersebut hanyut.

Beruntung Jupri berhasil menyelamatkan diri dari arus Bendungan Pamarayan yang begitu deras. Jupri segera dibawa ke puskesmas. Namun naas bagi Ateng, ia terbawa arus derasnya aliran Bendungan Pamarayan.

Hingga berita ini diturunkan pencarian masih terus dilakukan. (Job/Red)

Related posts:

Tinggalkan Balasan

*