Kabupaten Serang Di Anugrahi Sebagai Kabupaten Durian 2017

Kabupaten Serang Di Anugrahi Sebagai Kabupaten Durian 2017

99 views
0
BERBAGI

Respeknews.com. Serang – Dinas Pertanian Provinsi Banten kembali menggelar  acara tahunan Pekan Hortikultura Banten 2017 yang diselenggarakan di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang selama tiga hari mulai tanggal 22-24 Mei 2017. Dalam acara tersebut, Dinas Pertanian Provinsi Banten melalui Keputusan Gubernur menetapkan Kabupaten Serang sebagai sentra budidaya durian.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, durian dipilih sebagai fokus utama pengembangan tanaman hortikultura karena memiliki potensi yang cukup besar, dan durian sudah digemari oleh banyak negara. Sehingga, lahan yang luas dan  subur yang dimiliki oleh Provinsi Banten perlu dimanfaatkan untuk pengembangan durian. Selain itu, durian juga menjadi potensi pariwisata dibidang kuliner.

“Durian punya potensi yang besar, kenapa tidak dikembangkan, apalagi durian sudah banyak digemari oleh banyak negara” ungkap Wahidin saat membuka acara tersebut, Senin (22/5/2017).

Wahidin menghimbau, agar kawasan yang sudah ditetapkan sebagai kawasan budidaya durian tidak tergerus dan beralih fungsi menjadi  lahan hunian ataupun perkantoran sehingga masyarakat tidak hanya memasarkan, tapi membudidayakan durian, menjadi komoditas yang memberi penghasilan bagi masyarakat,

“Kita harus pertahankan tata ruangnya, jangan sampe tergerus dengan ekspansi bangunan dan hunian. Dan jangan hanya memasarkan, tapi kita membudidayakan durian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauhid seperti dilansir Bantennews.co.id,’ mengatakan, saat ini pemerintah terus melakukan tata ruang pembangunan pertanian di Banten. Khususnya hortikultura seperti durian seperti pemetaan wilayah hingga kebun bibit durian.

“Kepedulian kita adalah tata ruang wilayah pembangunan pertanian di Banten khususnya hortikultura, tahun ini kami konsen dengan Kabupaten Serang sebagai kabupaten durian dan membangun kebun bibit durian di sembilan kecamatan,” ungkapnya.

Agus memaparkan, selain Kabupaten Serang, terdapat dua wilayah lain yang rencananya akan dijadikan sebagai sentra pembudidayaan durian yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Pemerintah  juga berencana akan memberikan bantuan bibit durian kepada para petani durian di Banten.

“Tahun ini Serang, tahun berikutnya Pandeglang dan Lebak. Tahun ketiga, periode pemerintahan kali ini  bibit durian sudah bisa dibagikan gratis kepada petani durian di Banten,” paparnya.

Agus berharap, dengan berbagai langkah yang dilakukan oleh provinsi Banten dalam membudidayakan durian, industri durian mampu berkembang secara pesat dan terus mengalami peningkatan dalam produksinya.

“Tentu kita berharap industri durian bisa berkmbang pesat dan konsisten,” jelasnya.

Disisi lain kementrian pertanian melalui direktorat jenderal hortikultura Sarwo Edhy mengapresiasi budidaya durian yang dilakukan oleh provinsi Banten yang akan berdampak terhadap pengurangan angka impor durian ke Indonesia.

“Minat masyarakat Banten mengembangkan Budidaya Durian sangat kita Apresiasi, sebagai langkah untuk mengurangi impor,” ungkap Sarwo saat menjadi pembicara pada kegiatan Pekan Hortikultura Banten, di Kecamatan Baros Kabupaten Serang, Senin (22/5/2017).

Menurut Sarwo, peluang budidaya durian sangat besar dan harus dimanfaatkan dengan baik, dan pihaknya siap membantu proses pengembangan budidaya durian sesuai dengan kebutuhan para petani durian seperti pupuk.

“Peluang Budidaya durian ini sangat besar dan kita punya lima program terkait dengan pengembangan durian, sperti bantuan pupuk atau disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan petani,” ungkapnya.

Namun, Sarwo mengingatkan agar petani memiliki keterampilan dan pengetahuan yang benar dalam proses pembudidayaan durian, sehingga anggaran yang sudah dikeluarkan tidak sia-sia dan menghamburkan anggaran negara. (Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY