Miing Bagito Angkat Bicara Terkait Bupati Serang Cecar Bocah SD, Sekolahnya Bekas...

Miing Bagito Angkat Bicara Terkait Bupati Serang Cecar Bocah SD, Sekolahnya Bekas Kandang Kebo

509 views
0
BERBAGI

Kab. Serang,  (RN) –  Devi siswi SDN Sadah Ciruas Kabupaten Serang yang menyampaikan keluh kesah tentang ketidaknyamanan kondisi belajar atas kandang kerbau di sekitar sekolah menjadi viral di media sosial. Hal ini direspon Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang memanggilnya ke pendopo Bupati bersama Guru sekolah SDN Sadah Warga Sekitar Sekolah dan Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Serang.

Devi dicecar pertanyaan oleh Bupati Serang bagaikan sosok seorang dewasa,  devi bertubi tubi dihujani pertanyaan oleh Bupati serang, Sayangnya Devi memilih diam dan hanya mengangguk, sekali berucap hanya terbata bata dan tidak melanjutkan laporannya, sebagaimana disampaikan pada beberapa media online mainstream.

Istimewa

Viralnya Devi siswi kelas 6 SDN Sadah Cirus membuat Tubagus Deddy Gumelar atau Miing angkat bicara. Mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada respeknews,  Senin (4/12/2017). menilai Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berlebihan terhadap Siswi SD hingga sampai dicecar pertanyaan dihadapan para pemangku Pendidikan, bahkan bupati juga menyalahkan wartawan dan media online yang memberitakan SDN Sadah bekas Kandang Kerbau.

“Seharusnya Bupati Serang mengapresiasi partisipasi ananda Devi yang mewakili dunia pendidikan di Kabupaten Serang yang sangat memperhatinkan.

Ini kan jaman revolusi digital. “yaa kalau media cetak sudah kedoktrin Pejabat Pemerintah yang tidak mau memberitakan adanya peristiwa di SDN Sadah tempat Devi Sekolah. Siswa/i guru wajib unggah keluhannya pada media Rakyat,’ ungkapnya.

Miing mengapresiasi pada siswi SDN Sadah yang membuat surat kecil untuk Gubernur Banten mengunggahnya ke media rakyat seperti media sosial Youtube, Instagram,  Facebooke,  Twiter.

“Seharusnya Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi atau menyambut positif keberanian Devi. Dan mengajak semua anak anak di Serang menyampaikan hak haknya kepadanya melalui media sosial. Kalau perlu membuka layanan online pengaduan anak yang dapat langsung di dengarnya,’ jelasnya.

Akibat cecaran pertanyaan bupati serang yang meluap terhadap Devi saat diundang dipendopo. “saya yakin psikologis anak rusak, pasalnya serangan psikologis itu menutup masa depan hak partisipasi anak sebagaimana tercantum dalam UU Perlindungan Anak Pasal 56 Ayat 1,”imbuhnya.

Dirinya akan Meminta Kementerian agar memberi teguran keras kepada Bupati Serang,’pungkasnya. (mnl).

 

 

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY