Tanpa Ada Pengawas Jaga Proyek Betonisasi, Ruas Wisata Religi Banten Lama “Lumpuh”

Tanpa Ada Pengawas Jaga Proyek Betonisasi, Ruas Wisata Religi Banten Lama “Lumpuh”

45 views
0
BERBAGI

Kota Serang | Komplek wisata religi Banten Lama terus dipadati pengunjung hingga memasuki H+4 Lebaran atau pada hari ini Kamis (29/06/2017). Ribuan pengunjung membludak hingga menyebabkan kemacetan.

Kemacetan juga diperparah dengan tidak selesainya betonisasi jalan yang dilakukan pemerintah setempat. Akibatnya lumpuh (macet-red) panjang tidak terhindarkan karena jalan hanya digunakan satu jalur.

Betonisasi jalan yang belum selesai terjadi dari arah Rau menuju Banten Lama. Selain itu betonisasi yang belum selesai juga terdapat di jalan dari Kramamatwatu menuju Banten Lama.

Kemacetan semakin diperparah dengan banyaknya bus wisatawan yang melintas baik menuju wisata religi Banten Lama maupun ke wisata air Tasikardi. Untuk mencapai 500 meter saja, warga mengaku membutuhkan waktu hingga berjam jam.

Banyak wisatawan yang mengeluhkan kondisi lalu lintas menuju Banten Lama tersebut. “Harusnya perbaikan jalan jangan waktu liburan begini. Apalagi saat libur Lebaran. Jadinya macet begini. Jadi nyusahin masyarakat,” ujar Murtala salah seorang wisatawan.

Senada dikatakan Najib. Dia mengaku menyesalkan program pemerintah yang melaksanakan perbaikan jalan yang terkesan tidak profesional. Hal itu dapat dilihat tidak rampungnya pengerjaan jalan saat musim liburan tiba dan akhirnya menimbulkan kemacetan parah.

“Ngebenerin jalan kok setengah-setengah. Kalu dirasa perbaikannya tidak cepat rampung lebih baik ditunda atau jauh hari perbaikannya sebelum hari libur. Kalau begini kan masyarakat yang susah. Programnya harus lebih matang lagi. Apalagi ini kan jalur wisata yang setiap tahunnya pasti ramai. Masa pemerintah tidak peka,” ucapnya.

“Kemacetan diperparah tidak adanya penjaga/pengawas proyek dilapangan,’kata najib, ya seharusnya ada penjaga proyek lah, membantu mengatur lalu lintas, kan pekerjaan ini ada kontraktornya, masa kontraktor tidak nempatin penjaga untuk mengatur lalu lintas. jangankan kontraktor, pengawas dari dinas-pun tidak ada. (red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY