Tatu Sebut Interchange Cikande Gagasan Atut, Hari Ini Andika Hazrumy Meresmikannya

Tatu Sebut Interchange Cikande Gagasan Atut, Hari Ini Andika Hazrumy Meresmikannya

77 views
0
BERBAGI

KAB. SERANG – Tatu Chasanah sebut Interchange Cikande atau jalur simpang susun dirancang oleh Ratu Atut Chosiyah pada tahun 2002, saat masih menjadi Gubernur Banten. Kini, simpang susun gerbang tol Cikande, tol Tangerang-Merak (Tamer), hari ini wajib sebagai putra Ratu Atut Chosiah Mantan Gubernur Banten, Andika Hazrumy selaku Wakil Gubernur (Wagub) Banten meresmikan Gerbang Tol Cikande yang digagas Ibundanya tersebut.

“Program perencanaan tahun 2002 oleh ibu Ratu Atut Chosiyah dan sekarang akan saya resmikan. Dengan mengucap Bissmillahirrahmanirrahim, simpang susun Cikande saya resmikan,” kata Andika, saat meresmikan simpang susun Cikande itu, Rabu (02/05/2018).

Meski telah diresmikan, pembangunannya masih menyisakan hutang. Gabungan pengusaha Serang Timur (Sertim), baru membayar Rp9 miliar dari kewajibannya senilai Rp60 miliar.

“Pembangunan tahap pertama tahun 2014, 50 persen dari Pemprov Banten, 25 persen Pemkab Serang dan 25 persen pengusaha Serang timur,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, di tempat yang sama.

Pembangunan itu merupakan usaha patungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan pihak swasta yang merupakan gabungan pengusaha Sertim. Sedangkan PT Marga Mandala Sakti (MMS), merupakan operator jalan tol tersebut.

“Model bisnisnya kolaborasi bersama, ada provinsi, ada kabupaten dan ada badan usaha yang ikut serta,” kata Herry Trisaputra Zuna, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), rabu (2/5/2018).

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang Hatib Nawawi memastikan, jalan simpang susun atau interchange Cikande di Desa Julang, Kecamatan Cikande, segera beroperasi pada Rabu (2/5/2018) dini hari pukul 00.00 WIB mendatang.

Hal itu, disampaikan setelah menerima kabar dari surat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang penetapan simpang susun Cikande sebagai bagian dari jalan tol Tangerang-Merak yang diterima pada Kamis  (26/04/2018) lalu.

Hatib menjelaskan, Kementerian PUPR sudah memerintahkan kepada pihak Marga Mandala Sakti (MMS) agar pada Rabu sudah bisa mengoperasikan Interchange Cikande. Simpang susun ini diharapkan mengatasi persoalan kemacetan  di wilayah Serang Timur yang menjadi daerah industri, terutama di Jalan Serang-Jakarta, Kecamatan Cikande dan Kibin, terjadi hampir setiap hari.

Total anggaran fisik pekerjaan Rp194.396.563.000, di luar biaya konsultan dan lahan. Tahap pertama dengan nilai kontrak Rp137.602.973.000, dilaksanakan oleh PT. PP (Persero) Tbk. Tahap lanjutan Rp56.793.590.000 dilaksanakan oleh PT Modern Widya Tehnical. Anggaran berasal dari APBD Banten, APBD Kabupaten Serang, dan sumbangan pengusaha wilayah Serang Timur.

Dampak dari pembangunan Interchange, selain menghilangkan kemacetan, juga dapat meningkatkan nilai investasi hingga 3 (tiga) kali lipat. Setelah selesai dibangun, Interchange akan diserahkan kepada pengelola Jalan Tol Merak-Tangerang. (Jb/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY