Doa Emak Untuk Golagong, Pasca Di Amputasi 1974, Dewasa Akan Mengerti Tanganmu...

Doa Emak Untuk Golagong, Pasca Di Amputasi 1974, Dewasa Akan Mengerti Tanganmu Akan Panjang Lagi

95 views
0
BERBAGI

Respeknews.com. – Itu yang terjadi setelah tanganku diamputasi pada tahun (1974). Pasca diamputasi tangan kirinya. tanpa sadar akan kata kata Emak, Tanganmu akan panjang lagi.

Dan Terjadilah dialog seperti ini:
“Emak, tanganku panjang lagi nggak?”
“Insya Allah, tanganmu akan panjang lagi.”
Sepulang dari perawatan di CBZ (RS Cipto), setiap hari aku bertanya, “Apakah tanganku akan panjang lagi, Emak?” Dan Emak selalu membesarkan hatiku, bahwa tanganku akan panjang lagi, Aku kecil berpikir, bahwa tanganku yang diamputasi akan tumbuh lagi seperti halnya gigiku yang copot,’ ujar Gong kecil saat itu.

Dirinya baru memahami setelah dewasa, bahwa seiring waktu, tanganku tumbuh lagi, makna besar ucapan emak saat ini bahwa tanganku yang lain ada di mana-mana, ada di Emak-Bapak, kakak-adikku, saudaraku, para sahabatku saat SDL 1, SMPN 2, SMAN 1 Serang, perguruan tinggi UNPAD Bandung, saat bekerja di Indosiar, di RCTI, di Rumah Dunia…. dan para sahabatku semua yang tersebar di dunia nyata dan dunia maya. Juga istriku Tias Tatanka dan keempat anakku, Nabila Nurkhalishah di Nanjing china, Gabriel Gee di Abu Dhabi, Jordy Alghifari dan Natasha Noorsyamsa, itulah tanganku yang kurasakan saat ini.

Tentu perjalanan hidupku bukan tanpa perlakuan diskriminatif. Itulah kenapa kita harus membaca. Tanpa sadar, buku (sastra) menjadikanku kuat menjalani hidup yang keras ini. Hal paling penting lainnya, lingkungan literasi yang sehat akan melahirkan orang-orang yang sehat dalam berpikir dan bertindak.

Setiap aku merenungkan hidup ini, “Kenapa aku harus hidup berlengan satu?” Kata Emak, “Itu supaya aku banyak meminta tolong kepada orang-orang.” Aku memahami maksud Emak, bahwa hidup dan sukses itu tidak bisa sendirian.

Kepada para orang tua, jika memiliki anak yang tidak sempurna, jangan berkecil hati. Sirami anakmu dengan kasih sayang dan ilmu pengetahuan (buku). Kepada para sahabat, jika di lingkunganmu ada warga yang memiliki kekurangan (phisik), bantulah dia, besarkan hatinya. Itulah yang aku alami. Aku sangat beruntung hidup di Komplek Guru di ruas jalan Yusuf Martadilaga, Serang-Banten.
Semoga semua diberkati Allah SWT. Amin.
(Golagong)
(Job/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY