Cilegon Jadi Tuan Rumah Festival Karawitan 2017

Cilegon Jadi Tuan Rumah Festival Karawitan 2017

226 views
0
BERBAGI

KOTA CILEGON | Kota Cilegon direncanakan menjadi tuan rumah dalam acara Festival Karawitan Nusantara yang akan di selenggarakan pada tanggal 2-6 Agustus 2017. Festival yang sudah menjadi event tahunan tersebut dianggap pantas dilakukan di Kota Industri milik daerah Banten.

Dalam festival tersebut akan menampilkan tradisi yang mempunyai kekhasan dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia.
Perwakilan Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Wahdat MY mengatakan, Kota Cilegon mempunyai kualitas yang mumpuni untuk melaksanakan event nasional Festival Karawitan yang sudah berjalan hingga 70 tahun tersebut.
Kota Cilegon akan menjadi tuan rumah yang kedua setelah Kota Parigi Montong, Palu, Sulawesi Tengah.

“Selain berkaitan dengan aturan festival, bahwa Kota Cilegon yang dekat dengan Ibukota Negara Indonesia, Jakarta. Tapi juga saya melihat bahwa Banten termasuk Cilegon mempunyai sumber daya kesenian dan memiliki kekhasan dan keunikan di banding dengan daerah-daerah lain,” katanya setelah melakukan rapat secara tertutup dengan Pemerintahan Kota Cilegon, Kamis (6/7/2017).
Dikatakan Wahdat, dalam festival tersebut selain menghadirkan penampilan-penampilan dari masing-masing daerah, tetapi juga ada workshop tentang kesenian, kemudian pertemuan tokoh-tokoh kesenian, serta akan ada evaluasi dari pengamat-pengamat kesenian nasional maupun internasional.

“Jadi nanti para peserta akan menampilkan garapan-garapan tradisi yang di kemas oleh masing-masing provinsi yang mempunyai kekhasannya tersendiri,” ujarnya.
Dia mengaku dalam menggarap festival itu, sudah meminta dari tiga provinsi untuk melaksanakan program tahunan dari Kemendikbud tersebut, akan tetapi mereka tidak menyanggupinya.

“Akan tetapi sekarang kita sudah menemukan jodoh, yaitu di Provinsi Banten yang di selenggarakan di Cilegon,” ungkapnya.
Menurut dia, dampak yang akan terjadi pada kota Cilegon tersebut bukan hanya dampak artistik saja, melainkan juga juga dari segi finansial yang di dapat.
“Bukan hanya tradisi, tapi juga pariwisata. Karena saat di kenalkan musik tradisional pasti berdampak juga untuk pariwisata,” tambahnya.
Sementara itu, Sekertaris Daerah Kota Cilegon Sari Suryati merasa bangga dengan diadakannya Festival Karawitan di Kota Cilegon, karena biasanya event tersebut selalu dilaksanakan di Provinsi seluruh Indonesia.

“Kami sangat bangga, karena ini bisa memberi keuntungan untuk kami. Secara Ekonomi sudah jelas, karena para tamu akan menginap di hotel, kemudian juga Cilegon akan dikenal di seluruh Indonesia,” katanya.
Menurut dia, tantangan yang terbesarnya adalah bagaimana cara agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik, karena akan ada 34 Provinsi yang datang.

“Kami harus benar-benar siap menyambut festival di bulan Agustus nanti,” ungkapnya.
Sari juga berharap Festival Karawitan itu bisa dilaksanakan dengan baik serta semua instansi dapat bekerjasama secara baik.
Karena ini lanjut Sari, merupakan momentum yang sangat baik untuk memperindah hubungan dengan pihak terkait.

“Mudah-mudahan dengan ini kementerian akan lebih apresiatif terhadap program-program yang akan dilakukan oleh Pemkot Cilegon,” harapnya. | respeknews.com | (Rif/Zal/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY