IKAMI Kota Cilegon Periode Hengky Irawan, Gelar Rapat Kerja Membahas Keberadaan PKL

IKAMI Kota Cilegon Periode Hengky Irawan, Gelar Rapat Kerja Membahas Keberadaan PKL

29 views
0
BERBAGI

Cilegon, RESPEKNEWS.COM – Ikatan Keluarga Minang (IKAMI) Kota Cilegon menggelar kegiatan rapat kerja yang dilaksanakan di gedung UPTD Sanggar Seni Budaya Kota Cilegon, Minggu (25/2/2018).

Dalam rapat tersebut, Ketua Umum IKAMI Kota Cilegon Hengky Irawan memaparkan, bahwasanya agenda yang dilaksanakan saat ini merupakan agenda rapat yang pertama di gelar untuk membahas segala macam permasalahan yang di hadapi oleh anggota IKAMI yang tinggal di Kota Cilegon, termasuk mendata keberadaan para pedagang kaki lima (PKL) dan jumlah warga minang yang merantau di Kota Cilegon.

“Dalam rapat kerja ini, kami membahas terkait kepengurusan organisasi IKAMI dan juga membahas keberadaan para pedagang kaki lima yang selama ini resah karena masih berdagang menggunakan fasum (fasilitas umum). Tentunya kami selaku warga minang yang merantau ke kota cilegon akan menuruti aturan yang ada disini, dan para pedagang kaki lima akan menuruti aturan yang ada di kota cilegon dengan coba berdialog bersama pemkot cilegon untuk merelokasi tempat mereka berjualan saat ini,” jelasnya.

Dalam hal ini juga Hengki menyikapi terkait isu jumlah warga padang yang merantau di kota cilegon.

“Selama ini kan jumlah warga padang yang merantau di kota cilegon masih simpang siur, dan tbelum ada data yang valid mengenai berapa banyak jumlahnya saat ini. Dalam rapat ini kami akan melakukan pendataan ulang terkait jumlah yang ada saat ini, dan membentuk seksi untuk dapat bersinergi dengan pemkot cilegon,” tandasnya.

Melalui kegiatan yang mengusung tema ‘Basamo Kita Bisa’ pihaknya menyebutkan hingga saat ini sudah ada delapan korwil (koordinator wilayah) di setiap kecamatan di kota cilegon, di tambah satu korwil di daerah anyer.

“Saat ini sudah ada sembilan korwil. Setiap kecamatan di kota cilegon sudah ada masing-masing korwil, ditambah korwil anyer sehingga totalnya saat ini ada sembilan korwil,” paparnya.

Untuk diketahui, IKAMI Kota Cilegon telah dikukuhkan sejak tahun 2014 oleh Walikota Cilegon non aktif Tb Iman Ariyadi.

Keterlibatan aktif warga minang dalam mengisi pembangunan di Kota Cilegon juga patut mendapatkan apresiasi karena telah banyak berpartisipasi dalam segala aspek seperti ikut terlibat dalam upaya pelestarian budaya yang dilakukan bersama-sama masyarakat Cilegon, yakni pelestarian seni pencak silat oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon yang saat ini dipimpin oleh warga minang, Muharman Kotto dan telah ikut membesarkan nama kota cilegon lewat kegiatan ‘Golok Day’.

Sementara itu, Plt Kabid Pariwisata pada Disparbud Kota Cilegon Nelly Evalinda mengatakan, organisasi keluarga minang dibentuk dengan semangat dan dimotivasi agar lebih memperlihatkan jati diri orang minang di perantauan.

“Kita ini ada di rantau atau di negeri orang, dengan dasar silaturahmi maka dibentuklah organisasi IKAMI untuk bertukar informasi dan saling membantu sesama warga Minang yang ada di rantau,” ujar perempuan yang juga merupakan warga minang dan menjabat sebagai seksi seni budaya di IKAMI. (Zal)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY