Konser KMI 2017 Dibuka, Gunawan : Antusiasme Masyarakat Dapat Menjamin Kehidupan Kebudayaan

Konser KMI 2017 Dibuka, Gunawan : Antusiasme Masyarakat Dapat Menjamin Kehidupan Kebudayaan

52 views
0
BERBAGI

KOTA CILEGON, [respekNews]- Agenda Konser Karawitan Muda Indonesia yang ke-11 bertempat di depan kantor Pemerintah Kota Cilegon, pada Kamis (03/08/17) malam secara resmi dibuka.

Acara tersebut diawali dengan penampilan tarian Pinang Gading yang dibawakan oleh peserta dari Provinsi Bangkabelitung, dihadiri oleh Dirjen kebudayaan, Tim Pengamat seni, Kepala Disparbud Provinsi, Kepala Disparbud Cilegon, Walikota Cilegon beserta seluruh jajaran dan tamu undangan dari beberapa stakeholder di Kota Cilegon, serta peserta konser perwakilan dari 34 Provinsi.

Walikota Cilegon, TB Iman Ariyadi dalam sambutannya mengapresiasi kepada para peserta yang mengikuti konser karawitan yang tergolong masih muda akan tetapi telah terbiasa dalam membawakan karawitan ini. Dijelaskannya, selama ini penghargaan kepada penggiat dan pelaku aktif kesenian tradisional masih terbatas hanya pada agenda ceremonial semata dan bila diberikan perhatian yang lebih, jelas para insan seniman dan budayawan ini, akan mampu melestarikan kebudayaan asli daerah.

“Seni karawitan memerlukan perhatian yang konsisten terus menerus, terlebih agenda konser KMI ini yang diselenggarakan mulai dari 2006 ini memiliki tujuan mulia agar generasi muda indonesia mampu mencintai karawitan sehingga akan terbangun trend positif dan solid dalam melestarikan nilai nilai budaya asli diatas gempuran perkembangan zaman,” ujarnya.

Dilain pihak, Direktur Kebudayaan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Restu Gunawan, mengungkapkan bahwa kebudayaan di Banten khususnya Kota Cilegon tidak akan mati jika antusias dari masyarakat dan pihak terkait lainnya cukup besar dengan hal yang berbau tradisi.

Menurutnya, suatu kebudayaan sampai mati pun tidak akan habis, berbeda dengan sumber daya alam yang semakin dikeruk semakin habis. “Berdasarkan UUD kebudayaan nomor 5 tahun 2017 tentang kemajuan pelestarian, budaya merupakan tanggung jawab bagi kita semua, untuk itu pelestarian kesenian seperti karawitan ini tidak akan habis,” terangnya.

Restu menjelaskan mengapa karawitan muda yang dipilih dalam agenda yang dilakukan di Cilegon, karena berkaitan dengan pembangunan karakter anak bangsa.

“Sebab 78 persen perkembangan yang masih murni terdapat pada anak anak SD sampai SMP. Pembangunan karakter harus di bangung dengan baik karena karakter merupakan jati diri manusia. Karena budaya adalah suatu cara hidup yang dikembangkan bersama banyak budaya banyak berkaitan dengan generasi terbaik kedepannya,” pungkasnya. (rief/Zal)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY