Partai GERINDRA Dan Nasdem Terancam Sangsi BPK RI, Tak Laporkan SPJ Dana...

Partai GERINDRA Dan Nasdem Terancam Sangsi BPK RI, Tak Laporkan SPJ Dana Bantuan Parpol

1.045 views
0
BERBAGI

Cilegon, RESPEKNEWS.COM –  Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) terancam tak mendapatkan dana parpol dari Pemkot Cilegon.

Pasalnya dua pengurus Partai politik tersebut dianggap tidak transparan dalam menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dana parpol pada 2017 lalu ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten.

Kepala Sub Auditorat BPK RI Perwakilan Banten Widhi Widayat, mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah mengingatkan dan menyurati dua Parpol tersebut pada 31 Januari lalu untuk segera melaporkan LPJ ke BPK RI Banten. Namun, hingga akhir Febuari 2018, dua parpol tersebut tak kunjung melaporkan LPJ-nya ke BPK RI.

“Dua parpol tersebut sampai saat ini masih belum melaporkan LPJ ke kita. Padahal sudah terus kita ingatkan,” kata Widhi saat kegiatan Sosialisasi Fasilitasi Bantuan Keuangan Parpol (Partai Politik) di salah satu hotel di Kota Cilegon, Rabu (28/2/2018).

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan BPK Nomor 2 Tahun 2015 mengenai penggunaan dana partai politik, semua laporan pertanggungjawaban harus dilaporkan ke BPK serta dilengkapi surat presentasif manajemen parpol yang bersangkutan.

“Barang siapa partai politik yang belum menyerahkan LPJ tersebut ke BPK, maka partai politik tersebut terancam tidak bisa menerima bantuan keuangan dari APBD dan musti menunggu adanya dana keuangan baru di tahun depan,” jelasnya.

Dalam aturan yang tercantum tersebut, kata Widhi, LPJ bantuan Parpol yang diterima paling lambat pada 31 Januari 2018 dan pelaksanaan pemeriksaan oleh BPK dilaksanakan pada 31 maret. Sedangkan, BPK akan menyerahkan LHP atas  LPJ bantuan parpol kepada Partai Politik dan Pemda maksimal 30 April mendatang.

Dikatakan bahwa, data penerimaan LPJ parpol di Cilegon yang sudah diterima oleh BPK RI, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diterima sejak 31 Januari lalu, Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) pada 31 Januari lalu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 31 Januari, Partai Amanat Bangsa (PAN) pada 2 Febuari, Partai Golongan Karya (Golkar) 2 Februari, Partai Persatuan Pembangunan pada 2 Febuari.

Sementara itu, Sekretaris Partai Nasdem Kota Cilegon Erick Rebiin menyatakan bahwa selama ini tidak ada informasi atau penjelasan yang disampaikan oleh Kesbangpol terhadap penyampaian dana parpol tersebut. Dan semestinya, Kesbangpol memberikan informasi tersebut kepada partai yang belum menyerahkan LPJ tersebut.

“Semestinya kan Kesbangpol menyampaikan atau memberikan informasi kepada kita, tapi ini enggak ada laporan sampai ke kita. Kalau dibilang belum selesai,  kita sudah selesai kok terhadap LPJ tersebut. Coba nanti saya cek kejelasan kembali hal ini,” ucap Erick kepada wartawan. (Zal)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY