Timbulkan Bau, Peternakan Ayam di Kelurahan Masigit di Keluhkan Warga

Timbulkan Bau, Peternakan Ayam di Kelurahan Masigit di Keluhkan Warga

22 views
0
BERBAGI

Kota Cilegon, (RN) – Peternakan milik salah satu warga di Kavling Blok C, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang dipersoalkan warga.

Selain dianggap melanggar tata ruang, keberadaannya juga menimbulkan bau yang tak sedap.

Ahmad (40) warga setempat mengatakan, sejumlah warga pernah mempersoalkan adanya peternakan tersebut.

Bahkan bersama warga lainnya Ahmad sudah melakukan musyawarah, namun pemilik tidak segera melakukan tindakan.

“Kami pernah melakukan musyawarah dengan RT setempat dan beberapa warga. Namun pemilik peternakan tidak datang, hingga akhirnya musyawarah gagal,” katanya.

Dengan gagalnya musyawarah tersebut, lanjut Ahmad dirinya bersama Ketua RT membuat surat dan ditujukan kepada pihak kelurahan Masigit, untuk dilakukan tindakan supaya polusi serta bau yang tidak sedap tidak menyebar.

“Kami juga sudah menggalang tanda tangan sejumlah warga yang berada disekitar area peternakan itu, bahkan suratnya sudah kami sampaikan ke pihak kelurahan. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Amir warga lainnya.

Ia bersama warga sudah mengingatkan bahwa komplek perumahan Kavling Blok C melarang adanya peternakan ayam tersebut.

“Ini sudah jelas dilarang oleh aturan, kalau memang ingin beternak ya silahkan diluar komplek ini, bahkan bisa diperkampungan. Didepan saja ada puskesmas, sekolahan, ya harusnya ngerti saja, nggak usah dikasih tahu,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat Rochmatullah menyayangkan adanya peternakan ayam yang berada dikomplek perumahan.

Menurutnya, apabila sesuai dengan aturan, maka tidak diperbolehkan beternak ayam di komplek perumahan tersebut.

“Jelas ini tidak boleh, kalau untuk memelihara itu hal yang wajar, kalau peternakan jumlahnya sangat banyak jelas tidak boleh dan melanggar sesuai dengan aturan. Kami sudah melakukan musyawarah, namun gagal. Akhirnya kami sepakat berkirim surat kepada pihak Kelurahan,” ucapnya.

Terpisah, Lurah Masigit Burhanudin membenarkan adanya peternakan ayam dikomplek tersebut.

Bahkan ia menduga peternakan ayam itu berdiri sudah sejak lama.

“Iya memang betul ada peternakan ayam di komplek perumahan Kavling blok C, dan kemungkinan sudah lama peternakan itu ada. Untuk surat petisi tanda tangan dari warga memang ada, dan saat ini kami sedang mempelajarinya untuk melakukan musyawarah mufakat supaya tidak terjadi gejolak sosial,” ucap pria yang akrab dipanggil Burhan.

Ia menjelaskan, seharusnya memang dilakukan musyawarah pada tingkat RT dan RW.

“Jangan langsung ditingkat kelurahan, mengingat ujung tombak masyarakat adalah RT dan RW. Namun bilamana sudah tidak bisa ada mediasi, maka ke pihak kelurahan. Kalau dikelurahan sudah tidak bisa lagi, maka ada Dinas Lingkungan Hidup. Disana nanti yang akan memutuskan dan biasanya pihak ketertiban umum akan turun tangan. Nanti kami akan telusuri terlebih dahulu,” ungkapnya. (zal)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY