10.000 Warga Tak Terekam e-KTP, Disdukcapil Kota Serang Dilempari Ratusan Softex,

10.000 Warga Tak Terekam e-KTP, Disdukcapil Kota Serang Dilempari Ratusan Softex,

58 views
0
BERBAGI

Kota Serang, RESPEKNEWS.COM – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang, kamis 29 Maret 2018 melakukan  aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang.

Aksi unjuk rasa tersebut sebagai bentuk kekecewaan mahasiwa terhadap kinerja pemerintah kota Serang yang lambat dalam melakukan kinerjanya sebagai pelayan masyarakat, yang mengakibatkan 10 ribu warga Kota Serang terancam tidak dapat memilih di Pilkada Kota Serang 2018.
Mahasiswa tersebut ingin bertemu langsung dengan Kepala Disdukcapil Kota Serang, akan tetapi kepala disdukcapil tidak berada dikantor, dari kekesalan tersebut tidak adanya kepala disdukcapil kota serang, mahasiswa melemparkan pembalut (Softex) ke Kantor Disdukcapil. Ratusan Softex yang dicampur cairan merah tersebut berserakan di depan Kantor disdukcapil Kota Serang.
Aksi Mahasiswa sejak pukul 10.30 wib, Para mahasiswa bergantian menyampaikan aspirasinya secara bergantian. Dilanjutkan dengan sebar bunga tanda matinya kepemimpinan Walikota Serang saat ini dijabat oleh Tubagus Haerul Jaman  dalam memperjuangkan hak rakyat.
Koordinator Lapangan (Koorlap) Aksi Demo, Ahmad Ibnu Rizal mengatakan, kegiatan aksi tersebut bukanlah yang pertama melainkan awal dari evaluasi para pemangku kebijakan. Kemudian, mengapa aksi pertama harus di Disdukcapil. Sebab, penyebab utama dari masalah tersebut adalah Disdukcapil yang sudah mensensarakan masyarakat kota serang.
Intinya kami tidak mau tahu, mohon kepada Disdukcapil untuk mempercepat pembuatan e-KTP, jangan sampai berdampak buruk terhadap masyarakat. Dalam proses pembuatannya, ada saudara kita yang menunggu 7 bulan, bahkan 1 tahun, lalu kinerja Disdukcapil kemana?.
Sementara itu, Ketua PMII Kota Serang, Abdul Rahman Ahdori mengaku akan terus memperjuangkan hak-hak rakyat yang terus dibungkam oleh pemerintah. Menurutnya, sebelumya PMII telah melakukan riset dan pada riset tersebut menunjukan kinerja Disdukcapil yang tidak dirasakan oleh warga Kota Serang.
(Ds/red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY