Adanya Isu Manufer : Partai Hanura Miliki SK Untuk Dua Bacalon Walikota...

Adanya Isu Manufer : Partai Hanura Miliki SK Untuk Dua Bacalon Walikota Serang 2018

92 views
0
BERBAGI

Kota Serang, (RN) – Pilkada Kota Serang diawal tahun 2018 Kian memanas, pasalnya ada bocoran soal manufernya Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kesalah satu Bacalon walikota serang dan Bacalon wakil walikota serang yang disebut pasangan WaBaja atau Wahyudin Djahidi – Bambang Janoko.

Bocoran tersebut diakui oleh salah satu kader partai Hati nurani rakyat (Hanura) Kota Serang, bahwa ada manuver di internal partai besutan Wiranto tersebut untuk Pilkada Kota Serang 2018.

Kabarnya mengenai terbitnya dua surat keputusan (SK) terkait rekomendasi calon untuk Pilkada Kota Serang sangat mengejutkan warga kota serang. Sedangkan sebelumnya Hanura memberikan SK (Rekomendasi) untuk Safrudin dan kini terjadi adanya manufer partai,  SK (Rekomendasi) diberikan untuk Wahyudin Djahidi.

Hingga beberapa hari ini situasi di internal partai Hanura Kota Serang terus memanas adanya SK untuk dua Bacalon yaitu Syaftudin dan Wahyudin Djahidi unkap Kader Hanura.

“Dari kemarin malam masih terjadi dinamika, tapi per semalam sudah beres. Rekomendasi balik lagi ke Safrudin. Memang ada yang manuver karena tidak ditandatangani Sekjen (Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Sarifuddin Sudding). ada yang main-main, ada yang main lewat jalur cepat” kata Furtasan Ali Yusuf kepada wartawan usai acara pelantikkan Ketua DPRD Kota Serang, Senin (8/1/2018).

Dikatakan Furtasan, ini bisa membuat kisruh dan merusak nama partai. “Kalau itu terjadi memang bisa chaos antara Bacalon. Menyangkut harga diri partai kita tidak akan dipercaya oleh orang lain. Tidak konsisten kalau begitu,” kata Furtasan.

Manuver tersebut, menurutnya tidak lepas dari upaya para calon yang mencari celah dari jalur-jalur cepat melalui calo atau tangan tangan orang lain, “Padahal kan itu (rekomendasi) sudah final untuk Syafrudin. Dan Sudah dikeluarkan, tapi ada calon lain yang ingin dapat tiket. Upayanya sih dihargai, tapi tata caranya seperti itu ya nggak bener juga,” ungkap Furtasan.

Sebelumnya, Partai Hanura dikabarkan memiliki dua surat rekomendasi (SK) usungan pasangan calon yang akan maju di Pilkada Kota Serang Satu Untuk Syafrudin dan Satunya Untuk Wahyufin Djahidi. Padahal pada akhir Desember lalu, mereka resmi mendeklarasikan duet Syafrudin-Subadri Usuludin usai mengantongi SK resmi dari DPP.

Kabar ini pun dibenarkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Banten, Eli Mulyadi. Namun menurutnya, hal itu terjadi karena adanya miskomunikasi di tataran tim Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hanura.

“Ini ada miskomunikasi aja, karena ada pergantian tim Pilkada di tingkat pusat. Tapi itu biasa dalam dunia politik, kami juga sudah sampaikan persoalan ini kepada ketua umum,” kata Eli saat ditemui di kantor DPD Partai Hanura Banten, Jumat (5/1/2018) lalu.

Eli juga menegaskan partainya tetap berkomitmen untuk mengusung pasangan calon Syafrudin-Subadri di Pilkada Kota Serang. Ia pun menilai bahwa kondisi ini biasa terjadi mengingat pendaftaran calon akan segera dibuka oleh KPU pada 8 Januari 2018.

“Sebelum pendaftaran ke KPU bisa aja berubah, Tapi DPD dan DPC berkeyakinan bahwa keputusan akhir pengusungan Pilkada Kota Serang berdasarkan SK yang pertama. Jadi buat Pak Syafrudin-Subadri jangan risau, Hanura masih bersama Kang Syafrydin dan Kang Subadri Usuludin Untuk Benahi Kota Serang,” pungkasnya. (Stev/Job/red)

 

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY