Kepergok Buka Siang Hari, Peralatan Masak Milik Warteg Di Angkut Satuan Pol...

Kepergok Buka Siang Hari, Peralatan Masak Milik Warteg Di Angkut Satuan Pol PP

68 views
0
BERBAGI

KOTA SERANG –  Dua Warung Tegal (Warteg) nekat buka pada siang hari saat bulan Ramadhan, dari kenekatannya tercium petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP ) Kota Serang, tak segan segan petugas Safuan Pol PP mengamankan peralatan masak milik dua warung tegal  yang nekat membuka warungnya.

Sidak yang dilakukan Satuan Pol PP ini menyisir mulai dari jalan Ciracas hingga Lingkungan Legok, Kota Serang ini hanya menemukan dua warteg yang nekat berjualan di siang hari. Di antaranya, warteg yang terletak di Kepandean dan Ciracas, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa (22/5/2018).

Petugas Satpol PP hanya menyita peralatan masak dan membawa pemilik rumah makan untuk dilakukan pemeriksaan di Kantor Satpol PP Kota Serang. Ada dua kompor gas, empat gas LPG dan dua alat masak nasi.

“Kita bawa barang milik pemilik warteg. karena si pemilik dengan adanya ini kaget tapi kami akan tetap melakukan proses pemeriksaan sesuai peraturan,” kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD), Juanda usai melakukan razia rumah makan kepada wartawan.

Meski demikian, dikatakan Juanda, para pemilik warung hanya akan diberikan sanksi berupa peringatan keras karena baru satu kali melanggar.

“Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang Nomor 2 tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat (Pekat), yang berbunyi, setiap pengusaha restoran atau rumah makan atau warung dan pedagang makanan dilarang menyediakan tempat dan melayani orang yang menyantap makanan dan minuman pada siang hari selama bulan suci Ramadan,” katanya.

Apabila tetap melakukan kegiatan usaha pada bulan Ramadan, kata Juanda, para pemilik usaha akan dikenakan sanksi sesuai pasal tersebut. Menurutnya, kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta (lima puluh juta rupiah)

“Kita kasih peringatan dulu, nanti barang yang dibawa dikembalikan lagi, kalau udah tiga kali kita kenakan Tipiring,” katanya.

Juanda menyampaikan, penertiban dalam rangka penegakan hukum Perda Pekat akan dilakukan Satpol PP setiap hari selama bulan Ramadan. (Adek/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY