Kota Serang Minim Identitas Asli.

Kota Serang Minim Identitas Asli.

5 views
0
BERBAGI

Kota Serang, – Daerah Kota Serang ternyata masih banyak yang belum memiliki identitas kelahiran (akte) hingga di perhitungkan oleh Dinas catatan sipil ada sekitar 44 persen yang belum memiliki identitas tersebut.

Kabid Pelayanan, Disdukcapil Kota Serang, Syafaat mengatakan, bahwa baru setengah masyarakat Kota Serang yang memiliki Akta Kelahiran dan jika di presentasikan yaitu 66 persen.

Lanjut Syafaat, beliau mengganggap Akta Kelahiran sangatlah penting untuk identitas awal masyarakat di Kota Serang.

“Makanya kami akan berusaha keras untuk membuat masyarakat Kota Serang pada memiliki Akta Kelahiran. Kami pun tengah melakukan Jemput Bola (JB) di setiap Kelurahan dan berkerja sama dengan Kemenag, Dindikbud, Rumah Sakit dan Panti Asuhan,” ungkap Syafaat seusai sosialisasi Akta Kelahiran di salah satu Hotel Kota Serang, Rabu(6/12).

Seperti diketahui, dikatakan Syafaat, padahal dalam pembuatan Akta kelahiran sangatlah mudah, dan tidak begitu sulit persyaratanya.

“Persyaratan sendiri bisa kita permudah. Apabila tidak punya buku nikah, bisa minta di buatkan pengantar dari Kelurahan. Kan nanti apabila sudah ada Akta Kelahiran nantinya bisa buat KK (Kartu Keluarga,Red),” jelasnya.

Lalu Disdukcapil juga, masih dikatakan Syafaat, optimis bisa mencapai 85 persen di 2017, untuk masyarakat Kota Serang pada memiliki identitas kelahiran.

“Karena kita telah kerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mensosialisasikan ke setiap sekolah PAUD, SD, SMP hingga SMA. Supaya para Kepala Sekolah bisa membantu muridnya dengan merekomendasikan murid-murid ya di buatkan Akta kelahiran,” katanya.

Ditempat sama, Sekretaris Dindikbud Kota Serang, Wasis Dewanto mengaku siap untuk membantu Disdukcapil Kota Serang dalam membuat masyarakat Kota Serang pada memiliki Akta Kelahiran. “Karena manfaat akta kelahiran untuk identitas sangatlah penting, dan bisa untuk sebagai data anak PAUD, SD, SMP sampai SMA,” tegasnya.

Dinas pendidikan, kata Wasis, akan mengfokuskan pembuatan Akta Kelahiran dari umur 1 tahun sampai18 tahun. “Karena kita ingin membantu murid-murid sekolah memiliki akta. data dasarnya, adanya keterangan tanggal lahirnya, dan tempat lahir,” tandasnya. (Stevan)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY