Pendukung Paslon Pada Penetapan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Serang Akan Diperketat.

Pendukung Paslon Pada Penetapan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Serang Akan Diperketat.

61 views
0
BERBAGI

Kota Serang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang meminta pengamanan diperketat saat penetapan calon walikota dan wakil walikota Serang pada 12 Februari mendatang. Hal itu guna mengantisipasi adanya keributan karena ketidakpuasan pasangan calon saat penetapan calon walikota dan wakil walikota Serang. Selain itu jumlah pengunjung juga dibatasi untuk meminimalisasi adanya keributan.

Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin mengatakan bahwa potensi gesekan pada saat penetapan pasangan calon selalu ada. Karena itu pengamanan saat penetapan pasangan calon akan lebih diperketat oleh kepolisian. Ia mengungkapkan bahwa kepolisian pun sudah sangat paham dengan situasi ini.

“Kepolisian pasti sudah punya protap sendiri bagaimana pengamanannya. Sehingga kalau pun tidak kami minta pengamanan pasti akan dilakukan,” kata Heri usai Rapat Koordinasi Persiapan Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Serang, Senin (5/2/2018) kemarin.

Untuk menjaga kondusifitas KPU Kota Serang akan membatasi jumlah pengunjung yang datang. Bagi setiap pasangan calon hanya diperbolehkan membawa 50 orang. Dengan jumlah bakal calon empat pasang maka hanya boleh ada 200 orang pendukung yang hadir saat penetapan pasangan calon. Tidak hanya itu peserta yang hadir dalam acara penetapan juga hanya yang memiliki kartu identitas yang akan dikeluarkan oleh KPU Kota Serang.  “Yang tidak bawa id card tidak boleh masuk,” tegasnya.

Heri mengungkapkan bahwa setiap pasangan calon pasti punya keinginan dan harapan lolos dalam proses pencalonan mereka. Keinginan harapan itu pastilah agar mereka bisa tercapai. Karena itu bisa saja ada pihak yang tidak puas dengan keputusan KPU Kota Serang sehingga kemungkinan gesekan selalu ada.

Meski demikian ia meminta kepada semua pasangan calon dan pendukung agar tidak melakukan tindakan anarki bila tidak puas dengan keputusan KPU nanti. “Kalau tidak puas lebih baik pakai jalur ranah hukum saja,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa akan ada 2 termin pada saat tanggal 12 Februari nanti. Pertama, penyampaian pasangan calon yang lolos dan tidak lolos. Kedua, pengundian nomor urut calon. Dalam sesi pertama KPU Kota Serang akan menyampaikan siapa pasangan yang memenuhi syarat pencalonan maupun syarat calon dan siapa yang tidak. Sementara pada sesi kedua saat pengundian nomor urut pasangan calon yang didahului dengan rapat pleno internal KPU.

Dilansir dari BantenNews.co.id. Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin meminta para peserta acara penetapan pasangan calon menaati aturan yang sudah ditentukan.

“Aturan itu harus menjadi acuan dan ditaati oleh semua pihak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY