PRIORITASKAN Keamanan Penumpang Dishubkominfo Ramp Chek Bus Terminal.

PRIORITASKAN Keamanan Penumpang Dishubkominfo Ramp Chek Bus Terminal.

4 views
0
BERBAGI

Kota Serang, (RN) – Menjelang libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Banten melakukan pengecekan puluhan kendaraan angkutan bus kelaikan kendaraan (ramp check) di Terminal Pakupatan Kota Serang, Rabu sore(20/12).

Sebelumnya pengecekan tersebut pernah dilaksanakan di Terminal Lebak, dan besok akan dilakukan di Terminal Terpadu Merak, Kota Cilegon.

Tujuan di lakukanya uji kelaikan, untuk menjamin keselamatan penumpang dan menekan angka kecelakaan di wilayah Provinsi Banten.

Kepala Balai Pengelola Tranportasi Darat Wilayah VIII Provinsi Banten (BPTD), Kementrian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat, Jonny Siagian mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengecek sebanyak 13 kendaraan. Hingga saat ini pengecekan masih berlangsung. Enam kendaraan dinyatakan siap beroperasi. Sementara kendaraan lain harus diperbaiki.

“Selain kendaraan yang dicek, para sopir juga dites kesehatannya. Dan tadi ditemukan satu sopir dalam pengaruh obat. Jadi sopir tersebut dilarang mengemudi dan digantikan keneknya,” katanya

Menurut Jonny, ramp check tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan masyarakat khususnya pengguna bus. Targetnya, seluruh kendaraan yang ada di terminal tersebut sekaligus mendata kembali jumlah kendaraan yang ada. Sementara, ramp check difokuskan pada beberapa unsur penting seperti administrasi, teknis dan penunjang kendaraan.

Lanjutnya, untuk unsur administrasi meliputi SIM umum, STNK, surat tanda uji kelayakan (STUK) dan kartu pengawasan. “Kemudian unsur teknis mencakup sistem penerangan, sistem pengereman, kelaikan ban depan dan ban belakang kendaraan,” ujarnya.

Lalu, masih kata Jonny, unsur penunjang yang akan diperiksa adalah pengukur kecepatan, sabuk keselamatan pengemudi, kaca depan dan penghapus kaca depan (wiper), juga kaca spion dan klakson.

“Semuanya akan dicek. Biasanya, tidak ada dongkrak dan ban cadangan. Tentunya jika ditemukan pelanggaran pada unsur penunjang, akan diberikan catatan untuk segera melengkapi dan memenuhi persyaratan yang kurang, baru boleh beroperasi,” terangnya.

Ia menambahkan, kendaraan yang dinyatakan lolos dan layak untuk beroperasi, akan ditempeli stiker berlogo Kementerian Perhubungan di jendela kaca depan sebelah kiri.

“Dengan upaya yang kini terus dilakukan kami yakin akan bisa menekan terjadinya angka kecelakaan,” tandasnya. (Stevan)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY