Ruas Jalan Menuju Wisata Religi Kapal Bosok “Rusak Parah”, Pengunjung Membeludak

Ruas Jalan Menuju Wisata Religi Kapal Bosok “Rusak Parah”, Pengunjung Membeludak

410 views
0
BERBAGI

Kota Serang, [respekNews] – Ruas jalan menuju Wisata religi monumen Kapal Bosok di Lingkungan Drangong, Kelurahan Curug Manis, Kecamatan Curug, Kota Serang Banten dikeluhkan pengunjung (pelancong-red).

Pengunjung tersebut mengeluh pada akses jalan yang dilaluinya, tak hanya sempit badan jalannya, bahu jalan pun tidak ada, hanya ruas jalan yang pas pasan, infrastruktur badan jalan pun tak layak dilintasi “rusak parah”. ungkap syahroni (29) pengunjung asal keronjo Kab. Tangerang, minggu (6/8/2017).

“Syahroni menuturkan, dirinya terjebak macet hingga dua jam menuju monumen kapal bosok, kemacetan tersebut diperparah akibat buruknya infrastruktur jalan yang tidak layak dilintasi. “bukan hanya saya saja yang mengeluh, akan tetapi warga pelancong berasal dari daerah luar kota pun sama mengeluh, seperti warga pelancong dari Kab. Lebak, Pandeglang, Kota Tangerang, Cilegon, bahkan warga ibu kota Jakarta dan daerah jawa barat, misalnya Bandung dan cirebon, saat itu minggu (6/8/2017), ramai mengunjungi wisata religi monumen kapal bosok,’ ungkapnya.

Lanjut syahroni, selain infrastruktur, pengunjung pun sulit untuk memarkirkan kendaraan roda empat dilokasi wisata itu.

“Sejak beberapa bulan terakhir wisata religi tersebut menjadi primadona masyarakat Banten, menjadi wisata baru bagi masyarakat Banten sekitarnya.

Namun ironisnya, infrastruktur Wisata Kapal Bosok belum memadai, padahal  animo masyarakat begitu tinggi. Akibatnya, wisatawan yang sejatinya ingin berwisata harus terjabak macet di jalan hingga berjam-jam.

Pantaun awak media dilokasi, Minggu (6/7/2017), ribuan wisatawan memadati kawasan Wisata Kapal Bosok. Akibatnya kemacetan tidak bisa terhindarkan.

Kemacetan diperparah dengan infrastruktur yang buruk seperti dikeluhkan pengunjung, dimana sekitar 5 kilometer jalan menuju lokasi utama wisata dalam keadaan rusak parah.

Selain itu jalan juga cukup sempit karena hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat dan tak ada jalan alternatif lain. Akibatnya bila ada kendaraan berlawanan arah, lalu lintas membeku.

Kemacetan Di Jalan Menuju Wisata Religi Kapal Bosok Curug Kota Serang

Pada jalur wisata Kapal Bosok itu juga tak ada petugas baik dari Dinas Perhubungan (Dishub) maupun kepolisian sektor setempat yang mengatur lalu lintas. Lalu lintas masih diatur oleh masyarakat sekitar yang meminta bayaran jasa alakadarnya dari para pengunjung.

“Momentum sejarah religi itu seharusnya Pemerintah harus lebih peka dan memperhatikan lagi wisata Kapal Bosok itu, terutama Gubernur Banten, Wakil Gubernur Banten, dan ketua DPRD Banten untuk meninjau atau inpeksi mendadak (sidak), sambil melihat bagaimana kondisi infrastruktur jalan supaya diperlebar dan diperbaiki. Agar kapal bosok terus menjadi icon warga kota serang dan memberikan asupan APBD kota Serang, karna Wisata itu, (Kapal Bosok-red) sudah menjadi kebanggan warga Banten. Jangan sampai warga malas berkunjung karena sulit diakses. (Jib/Job/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY