Rusunawa Masih Milik Pemkab Serang, Dijadikan Pungli Oknum DLH Kota Serang, Jadi...

Rusunawa Masih Milik Pemkab Serang, Dijadikan Pungli Oknum DLH Kota Serang, Jadi Rusun Maksiat

122 views
0
BERBAGI
Istimewa

Kota Serang, (RN) – Dari hasil investigasi LSM Pasopati bekerja sama dengan tim respeknews, Terkait pengelolaan rusunawa dilingkungan kelunjukan RT.03. RW. 04 Kelurahan Serang, kecamatan Serang, Kota Serang, terkuak Hak status aset masih milik Pemkab Serang.

Pada awalnya aset rusunawa tersebut di serahkan oleh Kementrian pekerjaan umum Republik Indonesia (Kemenpu RI) kepada Pemkab Serang sekitar tahun 2010, pembangunan rusunawa tersebut di bangun menggunakan anggaran APBN melalui Kemenpu RI, akhirnya pada bulan Oktober 2016 Pemkab Serang pernah melakukan pelimpahan aset tersebut kepada Pemkot Serang namun di tolak dikarenakan pada saat pelimpahan aset menurut Kepala Dinas Tata Kota Serang yang saat itu dijabat oleh Ridwan selaku kepala dinas tata kota serang yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas pekerjaan umum kota Serang, dirinya membenarkan,’ungkap Tubagus Azhi selaku Ketua LSM Pasopati.

“Menurut Ridwan,’kata Azhi, memang benar pihak Pemkab Serang telah melimpahkan aset tersebut kepada Pemkot Serang, Akan tetapi dirinya Ridwan tidak mau di karenakan pelimpahannya hanya sekedar lisan tidak ada hitam diatas putih dan pada saat itu salah satu pihak yang mewakili Pemkab Serang ┬ásaudara Iim yang saat ini menjabat sebagai salah satu kasi di dinas perkim kabupaten serang,’ ungkap Ridwan. Saat dipintai penjelasannya.

Usai mencari kebenaran, LSM Pasopati melakukan investigasi dan mengkonfirmasi ke badan pengelola aset kab serang bertemu dengan (Dite) salah satu Kepala bidang (Kabid) yangg membidangi pengelolaan aset, dirinya mengungkapkan bahwa aset rusunawa tersebut belum di limpahkan kepada Pemkot Serang,’ singkat Dite.

Selain itu kami-pun pasopati-respeknews-red kembali meminta konfirmasi atas kebenarannya kepada Kepala Bidang (kabid) dinas pendapatan dan pengelolaan aset kota serang,’ ia membenarkan bahwa aset tersebut belum dilimpahkan kepada Pemkot Serang, “ada juga katanya insya Allah sekitar bulan November 2017 ada pelimpahan tahap 2 dari pemkab ke Pemkot,’ungkapnya.

Jadi kesimpulannya wajar rusunawa kaujon tersebut di kelola oleh pihak yang tidak bertanggung jawab di karenakan rusunawa tersebut tidak BERTUAN,’ padahal pihak Pemkab Serang tidak mengakui bahwa sudah bukan aset Pemkab Serang lagi karena sudah di serahkan ke Pemkot Serang.

Setelah ditelusuri Rusunawa, Ada yang aneh disini? “Pemkot Serang tidak merasa bahwa rusunawa kaujon tersebut sudah di limpahkan oleh pemkab serang di karenakan Pemkot Serang belum menerima satu lembar dokumen terkait rusunawa kaujon, yang pada akhirnya rusunawa tersebut di jadikan tempat pesta Sex (maksiat) dan pesta narkoba oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya diberitakan diduga oknum DLH Kota menyewakan 96 kamar rusunawa sebesar RP250ribu per bulan pada muda mudi untuk dijadikan ajang maksiat pesta sex dan narkoba, dugaan tersebut terkuak setelah digrebek warga dibantu kepolisian kota serang, puluhuan muda mudi terjaring sedang melakukan adanya.

Istimewa

Pasca pengerebakan rusunawa oleh warga setempat, di hari ke dua Rabu (10/10/2017) malam, rusunawa kembali dilakukan sidak oleh polresta serang, dan terjaring pula sebanyak delapan muda mudi yang diduga sedang melakukan sex dan pesta narkoba, pasalnya salah satu pemuda terindikasi.mengkomsumsi pil tramadol. (Tb Azi/Put/Red)

 

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY