Soal Tragedi Teror Bom Di Indonesia, Inilah Pernyataan Sikap Oraganisasi Cipayung Plus...

Soal Tragedi Teror Bom Di Indonesia, Inilah Pernyataan Sikap Oraganisasi Cipayung Plus Banten

81 views
0
BERBAGI

KOTA SERANG – Organisasi Mahasiswa Cipayung Plus Provinsi Banten, menggelar diskusi menyoal tragedi teror bom yang hari ini masih rawan terjadi di belahan Indonesia, tepatnya di Surabaya dan Sidoarjo. Persoalan teror bom tersebut banyak membuat orang bersedih dan mengutuk keras si pelaku pengeboman.

Hadir pada diskusi tersebut, Ketua Umum PMII PKC Banten Mukhtar Ansori Attijani, Ketua Umum DPD IMM Banten M Asep Rahmatullah, Ketua Umum KAMMI Wilayah Banten Imam Maulana, Ketua Umum DPD GMNI Banten Solahudin Tamam dan Richard Simanjuntak an. Korwil III PP GMKI (Theo Cosner Tambunan).

Diskusi yang berlangsung di Gedung GKI Serang, Banten. Menghasilkan 10 buah pernyataan sikap yang dirembukan secara bersama oleh semua organisasi cipayung plus yang ada di Provinsi Banten. Pada Selasa (15/5/2018)

Tidak cukup aksi terorisme di Rutan Mako Brimob, pada 8 mei lalu. Aksi terorisme berupa bom bunuh diri di beberapa gereja juga kembali terjadi di Surabaya. Aksi dari pelaku bom bunuh diri ini mengingatkan kita betapa kejinya kejadian terorisme di Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut diatas, berikut ini Pernyataan Sikap OKP Mahasiswa Cipayung Plus Provinsi Banten.

1. Bahwa insiden terkait peledakan BOM di Surabaya merupakan tindakan kejam yang mengganggu perdamaian nasional.

2. Kita meminta agar pemerintah bersama DPR segera mensahkan revisi Undang-undang anti terorisme.

3. Kami meminta agar seluruh elemen masyarakat baik lembaga masyarakat, lembaga keummatan, lembaga pendidikan, Organisasi Masyarakat dan Organisasi Mahasiswa, saling bekerjasama dalam membendung dan memberantas terorisme serta mengupayakan peedamaian.

4. Mendorong kepada TNI dan Polri untuk segera mengusut tuntas aksi terorisme dan membasmi terorisme dari bumi indonesia.

5. Kami meminta kepada pemerintah untuk mengusut dan menyelidiki kasua-kasus anarkis dan kekerasan yang terjadi di indonesia.

6. Kami berharap penegakan hukum yang adil dan beradab terhadap pelaku tindak kekerasan anarkis dan teroris.

7. Kami berharap, kepada pemerintah, masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan, kedamaian dan toleransi untuk menjaga NKRI.

8. Memgutuk dan mengecam segala bentuk tindakan terorisme oleh siapapun dengan motif apapun.

9. Menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama untuk merawat kebhinekaan dan menjaga persatuan bangsa dan negara.

10. Mendukung aparat kepolisian untuk mengusut tuntas tindakan terorisme yang terjadi disurabaya. 
(Awd)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY