Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Gelar Tes Kesehatan Calon Haji

Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Gelar Tes Kesehatan Calon Haji

4 views
0
BERBAGI

Kota Tangerang Selatan  РDinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten melaksanakan tes kesehatan kepada ratusan jamaah haji tahun 2018 sebagai salah satu syarat yang tertuang dalam peraturan menteri kesehatan.

“Jumlah yang mengikuti tes kebugaran tahap kedua mencapai 320 orang. Total yang berangkat tahun ini 1.300 orang,” kata Pipin Zaenal, pemegang program kesehatan kerja dan olahraga Dinkes Tangsel di Tandon Ciater, Serpong, Jumat.

Dia menambahkan tes kebugaran ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi calon haji sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 tahun 2016 tentang Isthitaah kesehatan jemaah haji.

Tes kebugaran yang dilakukan berupa “rockport walk test” atau calon haji diharuskan menempuh jarak 1.600 meter dengan berjalan ataupun berlari kecil.

“Kami melakukan pengecekan tensi darah pengecekan gerak dan fungsi anggota badan, kemudian pengukuran berat dan tinggi badan serta health assessment untuk mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita calon haji,” ujarnya.

Nantinya usai dilaksanakan tes para calon jemaah haji akan diukur tingkat kebugarannya. Minimal mereka harus berada di tingkat cukup sehat agar bisa melakukan ibadah hajinya.

“Sementara jika ditemukan ada yang tidak memenuhi syarat sehat, calon jamaah akan diminta untuk mengikuti pelatihan khusus. Yang efektif meningkatkan kebugaran, misalnya olahraga rutin, dan pengecekan kesehatan secara rutin,” kata dia.

Sementara salah satu anggota haji Maisarah menjelaskan tes kebugaran ini dilakukan dalam kurun waktu beberapa hari. Untuk gelombang kedua dilakukan selama tiga hari dengan berbagai tes yang harus diikuti.

“Tidak ada yang istimewa, cuma agak deg-degan juga. Kaya saya kan jarang jalan jauh, ini dites jalan jauh. Takutnya kurang sehat, jadi diminta untuk ikut kelas khusus,” ujar dia.

Hasil tes kebugaran sendiri akan diterbitkan dalam kurun waktu tiga hari. Nantinya akan dikirimkan melalui Puskesmas atau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) tempat dimana calon jamaah haji berdomisili. (Ant/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY