P2TP2A Tangsel: Meretas Persoalan Kekerasan Anak, Perlu Kerja Semua Pihak

P2TP2A Tangsel: Meretas Persoalan Kekerasan Anak, Perlu Kerja Semua Pihak

7 views
0
BERBAGI

KOTA TANGSEL – Sekertaris Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Kota Tangerang Selatan, Fef Amni Hayati, Jumat (04/05) menegaskan, upaya meretas dan meminimalisir praktek kekerasan pada anak di Kota Tangerang Selatan, membutuhkan kerja semua pihak.

“Saya mengajak teman-teman HMI dan Kohati untuk ayo, kita luaskan tangan kita, kita berikan kasih sayang kita kepada anak-anak di luar sana, agar kekerasan pada anak di Tangerang Selatan, bisa sama-sama kita minimalisir.” tegas Fef Amni, saat berdiskusi dengan Pengurus HMI Cabang Ciputat, di Aula Insan Cita, Ciputat Tangerang Selatan.

Dosen Universitas Pamulang itu juga mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, di Tangerang Selatan, pada tahun 2016, jumlahnya sebanyak 136 kasus kekeras terjadi pada perempuan, dan 112 kasus terjadi pada anak.

Meski begitu, saat ini tingkat kesadaran masyarakat tangerang selatan, sudah mulai tidak represif. Menurut Fef, masyarakat Tangerang Selatan saat ini, sudah mulai sadar.

Dalam diskusi publik yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat itu, Fef mengajak semua pihak untuk sama-sama mensosialisasikan stop kekerasan pasa anak. “Kami P2TP2A Kota Tangerang Selatan, mengajak semua masyarakat, ayo kita sosialisasikan persoalan ini agar sampai kepada masyarakat.” ajak Fef Amni Hayati.

Seperti disampaikan Fef Amni, saat ini Kota Tangerang Selatan, sangatlah ajeg dan peduli dengan persoalan kekerasan pada anak. Hal itu Ia tegaskan, dengan menujukan pada ada banyaknya, lembaga yang mengawasi dan melindungi persoalan kekerasan pada anak.

“Untuk di Tangerang Selatan, ada 145 Satgas Anak, yang terdiri dari RT/RW, Pos Pelayanan Terpadu,
Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat, sementara itu ditingkat kota, ada yang namanya Puspaga.” kata Fef Amni Hayati.

Diskusi Publik HMI Cabang Ciputat itu mengangkat tajuk ‘Mengurai Problematika Kekerasan Pada Anak di Kota Tangerang Selatan’. Pada diskusi publik itu dihadiri Sekertaris Umum HMI Cabang Ciputat, Ketua Bidang Aparatur Organisasi, Ketua Bidang Kominfo, Ketua Kohati Komisariat Ushuluddin, Ketua Kohati Tarbiyah, serta puluhan kader HMI Cabang Ciputat. (Rob/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY